​Bacaan Kalimat Hauqolah dan Keutamaannya

Selasa, 14 September 2021 | 09:47:08

Bacaan Kalimat Hauqolah dan Keutamaannya

 

Umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir untuk mengingat Allah SWT, salah satunya dengan melafalkan kalimat hauqolah. Bacaan hauqolah yaitu Lā haula wa lā quwwata illā billāh. Artinya “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah”.

Kalimat ini menyatakan kepasrahan hamba kepada Allah yang menguasai seluruh alam. Semua kekuatan yang dimiliki manusia tidak lain berasal dari pertolongan-Nya.

Meskipun singkat, kalimat hauqolah memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah memperoleh pertolongan ketika menghadapi kesulitan. Dikisahkan pada suatu hari Auf bin Malik menghadap Rasulullah SAW dan berkata,

“Anakku ditawan musuh, ibunya pun sangat sedih. Apa yang harus aku lakukan wahai Rasulullah?”. Nabi Muhammad bersabda, “Hendaklah kamu dan istrimu memperbanyak ucapan hauqalah, yaitu laa haula wa laa quwwata illa billah.”

Istri Auf berkata, “Alangkah baiknya perintah dan saran Rasulullah itu.” Kemudian mereka memperbanyak bacaan tersebut. Sehingga tanpa disangka-sangka, suatu ketika musuh yang menawan anak mereka itu lengah. Si anak pun berhasil melarikan diri dari tawanan musuh sambil membawa beberapa ekor kambing milik sang musuh tadi" (HR. Ibnu Mardawaih).

Bacaan Kalimat Hauqolah dan Keutamaannya, Salah Satunya Mengusir Kegalauan (1)

Dalam hadits lain, dijelaskan bahwa kalimat ini juga dapat menghindarkan seseorang dari berbagai macam kemudharatan, termasuk kesedihan dan kegalauan. Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Perbanyaklah mengucapkan Lā haula wa lā quwwata illā billāh, karena kalimat itu merupakan perbendaharaan surga. Dan kalimat itu menolak (menutup) 99 pintu kemudharatan, yang paling rendah adalah kesedihan dan kefakiran”.

Begitu dahsyatnya kalimat lā haula wa lā quwwata illā billāh hingga Allah SWT akan mengampuni dosa orang-orang yang dengan khusyu mengucapkannya. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah seorang di muka bumi mengucapkan la ilaha illallah, Allahu akbar, subhanallah, alhamdulillah dan la haula wa la quwwata illah billah; melainkan dosa-dosanya akan diampuni, walaupun lebih banyak dibanding buih di lautan” (HR. Ahmad dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu’anhu dan dinilai sahih oleh al-Hakim dan adz-Dzahaby).

https://kumparan.com