Waktu Paling Afdol untuk Melaksanakan Sholat Dhuha

Kamis, 26 Oktober 2017 | 15:43:50

Waktu Paling Afdol untuk Melaksanakan Sholat Dhuha

 

Waktu Paling Afdol untuk Melaksanakan Sholat Dhuha | di dalam surah Adh-Dhuha Allah SWT bersumpah dengan waktu Dhuha dan waktu malam,

“Demi waktu matahari sepenggalan naik, dan demi malam apabila telah sunyi.” (QS. Adh-Dhuha:1-2).

Pernahkah terlintas dalam benak kita mengapa Allah SWT sampai bersumpah pada kedua waktu itu? Bersumpahnya Allah SWT dengan waktu Dhuha ini, menunjukkan bahwa waktu Dhuha sangat penting. Beberapa ahli tafsir berpendapat bahwa kedua waktu itu adalah waktu yang paling utama dalam setiap harinya. Pada waktu itulah Allah SWT sangat memperhatikan hamba-Nya yang paling giat mendekatkan diri kepada Nya. Di tengah malam yang sunyi, di mana orang-orang sedang tidur nyenyak, ada sebagian kecil dari hamba Allah SWT yang pintar mengambil kesempatan pada waktu itu. Mereka berjuang melawan kantuk, dinginnya malam dan air wudhu, kemudian bangun untuk menghadap Khalik-Nya. Semua itu tidak lain hanya untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Baca : Keutamaan, Hikmah dan Manfaat Sholat Tahajud

Demikian juga dengan waktu Dhuha, dimana orang-orang sibuk dengan kehidupan duniawinya dan mereka yang tahu pasti bahwa waktu Dhuha sangatlah penting, mereka akan meninggalkannya sebentar untuk kembali mengingat Allah SWT, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

“Sholat Dhuha itu (shalatul awwabin) sholat orang yang kembali kepada Allah SWT, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai kepanasan tempat berbaringnya.” (HR.Muslim).

Sholat Dhuha, disebut juga dengan sholat Awwabin, yaitu sholatnya orang-orang yang bertaubat kembali kepada Allah SWT. Nama Awwabin juga untuk menyebut sholat sunah antara waktu Magrib dan Isya.

Sholat Dhuha minimal dilaksanakan dengan dua rakaat dan maksimal ada yang mengatakan 8 rakaat, 12 rakaat, ada pula yang mengatakan tak terbatas. Sholat Dhuha menjadi bagian dari syariat Rasulullah SAW karena banyaknya hadist yang menganjurkan untuk melaksanakan sholat ini. Baca : Keutaman, Hikmah dan Manfaat Sholat Dhuha

Waktu sholat Dhuha dimulai dari waktu matahari meninggi hingga mendekati waktu zawal (matahari mulai condong ke barat). Menurut Syaikh Utsaimin Rahimahullah dalam Asy-Syarhul Mumti’ dimulai kurang lebih sekitar seperempat jam setelah matahari terbit hingga menjelang matahari tergelincir kurang lebih 10 menit sebelum waktu Dzuhur tiba.

Sementara itu, Al-Lajnah Ad Da-imah (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) menjelaskan bahwa waktu sholat Dhuha adalah 15 menit setelah matahari terbit.

Waktu Paling Afdol untuk Melaksanakan Sholat Dhuha menurut mayoritas ulama adalah di akhir waktunya. Dari Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan sholat Dhuha (pada waktu yang belum begitu siang), maka ia berkata :

“Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa sholat Dhuha pada selain saat-saat seperti itu adalah lebih utama, Karena sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Sholatnya orang-orang yang kembali kepada Allah SWT adalah pada waktu anak-anak onta sudah bangun dari pembaringannya karena tersengat panasnya matahari.” (HR. Muslim).

An Nawawi mengatakan bahwa inilah waktu utama untuk melaksanakan sholat Dhuha. Begitu pula ulama Syafi’iyah yang mengatakan bahwa ini adalah waktu terbaik untuk sholat Dhuha.

[Search : Waktu Paling Afdol untuk Melaksanakan Sholat Dhuha | waktu utama untuk melakukan shalat Dhuha | Waktu terbaik menjalannya sholat dhuha sesuai tuntunan Rasulullah SAW]

[Sumber : Ubaidurrahim El-Hamdi. 2013. Super Lengkap Shalat Sunah. Jakarta: Kawah Media]