Rahasia Medis Dibalik Gerakan Shalat

Rabu, 19 September 2018 | 14:51:46

Rahasia Medis Dibalik Gerakan Shalat

 

Pernahkah anda berpikir bahwa Shalat yang dilakukan lima kali sehari oleh kaum muslim sebagai salah satu kewajiban dalam beribadah ternyata memiliki manfaat yang cukup banyak. Tidak hanya membantu menjaga kesehatan mental dan keseimbangan spiritual, namun juga bermanfaat untuk memberikan investasi kesehatan. Tentunya jika gerakan shalat tersebut dilakukan dengan benar sesuai dengan aturan. Berikut akan dijelaskan lebih detail manfaat dari masing-masing gerakan yang ada:

Takbiratul ihram

Takbiratul ihram ialah gerakan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga lalu didekap di depan perut atau bagian bawah dada. Ketika kedua tangan diangkat maka rongga dada terbuka, hal ini membuat oksigen masuk lebih banyak kedalam tubuh dan memperkuat otot lengan. Selain itu, gerakan ini juga dapat melancarkan aliran darah. Kemudian kedua tangan didekapkan dibagian depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini mampu menghindarkan tubuh dari gangguan persendian, terutama pada bagian tubuh atas.

Rukuk

Rukuk adalah gerakan kedua dalam sholat, gerkan rukuk ialah saat posisi tulang belakang atau punggung menunduk lurus posisi kepala lurus dengan tulang belakang jika posisinya benar. Gerakan rukuk ini sendiri memiliki manfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang sebagai penyangga tubuh dan syaraf pusat. Posisi jantung sejajar dengan otak, sehingga aliran darah akan maksimal mengalir pada tubuh bagian tengah. Begitu juga saat posisi Tangan yang bertumpu pada lutut, posisi ini akan merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah serta meregangkan otot paha belakang. Selain itu, rukuk merupakan latihan untuk mencegah gangguan prostat.

I’tidal

Gerakan bangun dari rukuk dimana tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi daun telinga disebut I’tidal. Manfaat gerakan I’tidal sangat baik untuk pencernaah karena gerakannya banyak melibatkan perut dan organ pencernaan lainnya sehingga organ pencernaan seolah mengalami pemijatan dan pelonggaran.

Sujud

Sujud itu sendiri merupakan gerakan menungging dengan meletakkan kedua tangan di samping kepala, lutut, ujung kaki dan dahi pada lantai atau sajadah. Kerena Posisi jantung berada di atas otak saat sujud, menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak, aliran ini memberi efek positif pada daya pikir seseorang. Maka dari itu, jangan melakukan sujud dan tuma’ninah secara tergesah gesah agar aliran darah berjalan dengan baik. Gerakan ini juga bisa menghindarkan gangguan wasir dan memperbaiki aliran getah bening.

Duduk

Dalam sholat terdiri dari dua macam, yaitu tahiyyat awal dan tahiyyat akhir. Perbedaannya terletak pada posisi telapak kaki. Manfaatnya bagi kesehatan saat tahiyyat awal adalah kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini dapat menghilangkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan seseorang tak mampu berjalan. Sedangkang Duduk tahiyyat akhir sangat baik bagi pria, karena tumit menekan aliran kandung kemih, kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. bila dilakukan dengan benar, postur ini dapat mencegah penyakit impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan yang harmonis terseput dapat menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak tubuh manusia.

Salam

Gerakan terakhir dalam sholat yaitu memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal disebut salam. manfaatnya yaitu merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala dan menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan salam ini dapat mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

Semoga info ini bermanfaat :D, Cheers!

sumber: republika.co.id

http://www.experdfresh.com