Pengobatan Bekam Ditinjau dari Sudut Pandang PengobatanTradisional Ilmu Medis Modern dan Penelitian Ilmiah Terkini

Selasa, 11 Desember 2018 | 09:02:16

Pengobatan Bekam Ditinjau dari Sudut Pandang PengobatanTradisional Ilmu Medis Modern dan Penelitian Ilmiah Terkini

 

Bekam Berdasarkan Tinjauan Pengobatan Tradisional China

Untuk memahami pengobatan bekam, karenanya bisa dipelajari dengan pendekatan ilmu kedokteran tradisional (traditional medicine) ataupun kedokteran modern, sehingga mukjizat medis seperti ini gampang dipahami, diterima dan dijelaskan.

Berdasarkan kedokteran tradisonal China (akupuntur), di bawah kulit, otot, ataupun fascia terdapat suatu nilai yang memiliki sifat istimewa. Antara spot satu dengan spot lainnya saling berkaitan|terkait membujur dan melintang menyusun jaring-jaring atau jala. Jala ini bisa disamakan dengan meridian atau habl. Dengan adanya jala ini, karenanya terdapat relasi yang erat antara komponen tubuh sebelah atas dengan sebelah bawah, antara komponen dalam dengan komponen luar, antara komponen kiri tubuh dan komponen kanan, antara organ organ tubuh dengan jaringan bawah kulit, antara organ yang satu dengan lainnya, antara organ tangan dan kaki, antara organ padat dengan organ berongga, dan lainnya, sehingga menyusun suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dan bisa bereaksi secara serentak.

Kelainan yang terjadi pada satu spot ini bisa ditularkan dan memberi pengaruh nilai|skor lainnya. Juga sebaliknya, pengobatan pada satu spot akan menyembuhkan spot lainnya. Teori ini bisa menerangkan bahwa seseorang yang sakit matanya tak perlu dibekam pada matanya, tetapi melainkan bisa dibekam di tempat kepala atau sekitar tengkuknya. Sekiranya seseorang yang mengalami gangguan pada saluran pencernaannya bisa kelihatan ilustrasi penyakit di lidahnya. Sehingga untuk mengobati pencernaanya bisa di bekam pada spot pencernaan ataupun lidahnya, dan sebaliknya untuk mengobati penyakit pada lidah bisa dibekam di spot saluran pencernaannya.

Bekam Berdasarkan Tinjauan Kedokteran Modern

Dunia kedokteran modern tampaknya beratensi dengan fenomena pengobatan ini. Merekapun menjalankan penelitian untuk menandakan kebenaran pengobatan bekam. Mereka menandakan bahwa jika dijalankan pembekaman pada satu spot, karenanya di kulit (cutis), jaringan bawah kulit (sub cutis), fascia dan ototnya akan terjadi kerusakan dari mast cell dan lain-lainnya. Imbas kerusakan ini akan dilepaskan sebagian zat seperti serotin, histamin, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum dikenal. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada tempat yang di bekam. Dilatasi kapiler juga bisa terjadi di daerah yang jauh dari daerah pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya pembetulan mikrosirkulasi pembuluh darah. Walhasil muncul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta dampak vasolilatasi lazimnya akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terutama secara khusus merupakan dilepaskannya corticotrophin releasing factor (CRF), serta releasing factors lainnya oleh adenohipofise. CRF berikutnya akan menyebabkan terbentuknya ACTH, corticotrophin, dan corticosteroid. Corticosteroid ini memiliki efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.

Kajian Perihal Komposisi Darah

Darah yaitu cairan kehidupan, tanpanya kita akan musnah dan mati. Bila darah tercampur dengan polusi dan endapan, atau persentase zat yang larut di dalamnya terganggu, seperti hormon, lemak, garam, dan zat-zat kimiawi lainnya, karenanya tubuh akan mengalami beragam gangguan kesehatan.

Darah malah memiliki beraneka fungsi di dalam tubuh manusia. Darah yaitu alat transfor mempertahankan lingkungan dalam tubuh supaya terjadi Konstan (Hemcostastis) dan berperan penting pada pertahanan tubuh kepada benda-benda asing.

Organ Kekebalan Tubuh kian Kuat Sesudah Bekam

Bekam sanggup menstimulus sumsum tulang!

Via kajian labotarium, ternyata bahwa jumlah sel darah putih meningkat sesudah dilaksanakan bekam. Para peneliti menafsirkan, hal hal yang demikian dengan terjadinya vitalitas sumsum tulang yang memproduksi sel-sel darah putih sesudah dilaksanakan bekam. Seolah-olah dia bangun dan lepas dari keletihannya sesudah darah terbebas dari bermacam-macam endapan, akresi, dan campuran tidak normal yang keluar bersama darah bekam. Tulisan betul-betul menarik perihal bekam dan rahasia biasanya perihal mekanisme kesembuhan yang di dapatkan dari praktek bekam ialah berlokasi pada dibersihkannya tubuh dari darah rusak yang menghalangi berjalannya fungsi-fungsi dan tugas-tugas tubuh secara total, sehingga tubuh menjadi mangsa empuk bagi berjenis-jenis penyakit.

ENGLISH

Cupping Based on Traditional Chinese Medicine Review

To understand cupping treatment, it can therefore be studied by traditional medicine or modern medicine, so that such medical miracles are easily understood, accepted and explained.

Based on traditional Chinese medicine (acupuncture), under the skin, muscle, or fascia there is a value that has special properties. Between the one spot and the other spots are related to the longitudinal and transverse composing nets or nets. This net can be likened to a meridian or habl. With this mesh, therefore there is a close relationship between the upper body component with the bottom, between the components in with the outer component, between the left component of the body and the right component, between the organs of the body with the network under the skin, between the organs with each other, between the organs of the hands and feet, between the dense organs with hollow organs, and others, thus forming an integral unity and can react simultaneously.

Abnormalities that occur in one spot can be transmitted and affect other scores. Also on the contrary, treatment at one spot will cure other spots. This theory can explain that a person with a sore eye does not need to be smothered in his eyes, but can be smothered in place of the head or around the nape of his neck. If someone who has disturbances in the digestive tract can be seen illustration of the disease on his tongue. So to treat the digestion can be bruised on the spot of digestion or tongue, and vice versa to treat the disease on the tongue can be dibekam in the spot of the digestive tract.

Cupping Based on the Overview of Modern Medicine

The world of modern medicine seems to be heavy with this phenomenon of treatment. They run the study to signify the correctness of bruise treatment. They indicate that if the cuttings are executed in one spot, therefore in the skin (cutis), subcuticle, fascia and muscle will be damaged from the mast cell and others. The impact of this damage will be released some substances such as serotine, histamine, bradykinin, slow reacting substance (SRS), as well as other substances that have not been known. These substances cause the occurrence of capillary and arteriole dilatation, as well as the flare reaction at the place in cupping. Capillary dilatation can also occur in areas far from the curing area. This causes the occurrence of microcirculation of blood vessels. As a result the effects of relaxation (relaxation) muscles are stiff and the effects of vasolilatasi will usually lower blood pressure stably. Especially in particular is the release of corticotrophin releasing factor (CRF), as well as other releasing factors by adenohipofise. The next CRF will lead to the formation of ACTH, corticotrophin, and corticosteroids. This corticosteroid has the effect of curing inflammation as well as stabilizing the cell permeability.

Study on the Composition of Blood

Blood is the liquid of life, without which we will perish and die. If the blood is mixed with pollution and sediment, or the percentage of the soluble substance in it is disrupted, such as hormones, fats, salts, and other chemicals, the body will experience various health problems.

Blood instead has a variety of functions in the human body. Blood is a means of transfor maintaining the environment in the body in order to occur Constant (Hemcostastis) and play an important role in the defense of the body to foreign objects.

Body Immune Body Stronger After Cupping

Cupping can stimulate bone marrow!

Via the labotarium study, it turns out that the number of white blood cells increases after the bruise. The researchers interpreted, such a thing with the occurrence of bone marrow vitality that produces white blood cells after the bruise. It is as if he wakes up and gets out of his exhaustion after the blood is freed from the various deposits, accents, and abnormal mixes that come out with the blood of bruise. The writing is really interesting about the cupping and the secret is usually about the healing mechanisms that get from the practice of cupping is located on the cleansing of the body from damaged blood that blocks the passage of the functions and tasks of the body in total, so the body becomes easy prey for the type disease

https://steemit.com