MENGGAPAI RIDHO ALLAH SWT

Senin, 11 Februari 2019 | 09:37:19

MENGGAPAI RIDHO ALLAH SWT

 

Asalamu'alaikum Wr Wb

MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT 

MENJADI PENYEBAB TERBUKANYA PINTU REJEKI & SURGA

     TAQWA 

      Sholat Berjama’ah termasuk mengaji

“......Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberinya jalan keluar. Dan akan memberinya rizqi dari arah yang tidak dia sangka-sangka sebelumnya......” ( QS. Ath Thalaq 65 : 2-3 )

“Minta tolonglah kalian (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya hal yang demikian itu adalah berat kecuali bagi orang yang khusyu” ( QS. Al Baqarah 2 : 45 )

“Hai orang-orang yang beriman, minta tolonglah kalian (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” ( QS. Al Baqarah 2 : 153 )1

SHOLAT DHUHA DAN TAHAJUD

Kekasihku saw. Mewariskan kepadaku tiga hal, yaitu : berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan dua raka’at sholat dhuha dan sholat witir sebelum tidur” (HR. Bukhari dan Abu Hurairah)

Nabi Muhammad SAW bersabda :

“ Sesungguhnya di Surga itu ada pintu yang disebut pintu Dhuha, maka tatkala di hari Kiamat nanti ada panggilan khatib : “ Siapakah orang yang suka membiasakan shalat Dhuha ? Inilah pintu kamu sekalian, masuklah kamu sekalian dengan penuh Rahmat Allah SWT. “ ( HR Thabrani )

Sholat Tahajud dan Dhuha, Al Isra' 17) Wahai anak Adam jangan sekali-kali malas mengerjakan empat rekaat pada waktu permulaan siang (sholat dhuha) nanti pasti akan aku cukupkan keperluanmu pada petang hari (HR. Al-Hakim dan Thabrani)

Shalat Dhuha merupakan shalat sunnah muakkad, Yang artinya: Sunnah yang mendekati wajib. Sunnah yang teramat penting. Kalau sunnah muakkad ditinggalkan akan berpengaruh kepada kesehatan, rezeki, nasib dan kualitas hidup kita. Seperti halnya sunnah rawatib yang menjadi pasangan dari shalat wajib, itu juga sunnah muakkad. Bila tidak dilaksanakan maka ibarat burung yang punya sayap dan tidak mau terbang. Amal kita tidak akan naik ke atas langit bila sunnah muakkad (rawatib) ditinggalkan. Begitu juga shalah Dhuha. Darimana dasarnya, ada satu riwayat dari Abu Hurairah yang mewasiatkan tiga hal yang tidak akan pernah aku tinggalkan, salah satunya adalah sholat Dhuha.

Sholat Dhuha Ibadah/Ritual Pembuka Untuk Menjemput Rezeki, sungguh tidak salah bila sholat Dhuha lekat dengan ibadah/ritual pembuka untuk menjemput rezeki. Melalui peneguhan hati akan keagungan Allah, kita bermunajat agar dimudahkan, disucikan, diluaskan dan dibarakahi rezekinya, sebagaimana yang disuratkan dalam doa sesudah sholat Dhuha. Jika anda ingin menjadi muslim/muslimah yang dilapangkan dan dibarakahi rezekinya, mulailah sekarang juga merengkuh kemukjizatan fadhilah solat Dhuha secara istiqomah. Sungguh, usai membaca buku ini, anda akan mengerti betapa dahsyatnya mukjizat-mukjizat ajaib di balik ibadah sunnah sholat Dhuha atas capaian kekayaan dan kebahagiaan hidup ini. Begitu banyak fadhilah, keutamaan Shalat Sunnat Dhuha, seyogyanya sebagai muslim yang baik tergerak hati kita untuk mengerjakan ( mengamalkan ) Shalat Sunnat Dhuha. Betapa tidak, kapan lagi kita akan mendapatkan  kesempatan untuk meraih, menggapai pahala untuk bekal akhirat kita ?

SURAT AL-WAQIAH

     Rahasia Surah Al-Waqiah  Surat Al-Waqi’ah adalah salah satu yang dikenal sebagai surat penuh berkah.  Keberkahannya mampu melenyapkan kemiskinan dan mendatangkan rejeki bagi siapa saja yang membacanya dengan rutin. Dalam beberapa riwayat, diungkapkan bahwa Rosulullah bersabda: Barang siapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka kemiskinan tidak akan menimpa dirinya untuk selamanya:

1.      Surat Al-Waqi’ah adalah surat kekayaan, maka bacalah surat itu dan ajarkan kepada anak-anak kalian

 2.      Ajarkanlah istri kalian surat Al-Waqi’ah, karena sesungguhnya surat itu adalah surat kekayaan.

Dengan melihat kedudukan surat Al-Waqiah yang sedemikian besar khasiatnya untuk mendatangkan rejeki bagi kita, marilah mulai sekarang membacanya secara rutin setiap hari atau setiap malam. Karena memang surat itu penuh berkah dan mengundang kekayaan serta mengusir kemiskinan bagi siapa saja yang mau secara rutin membacanya.

DO'A, DZIKIR, TASBIH & ISTIGHFAR

Disebutkan dalam sebuah hadist, bahwa pada suatu hari Nabi saw, sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya. Kemudian tiba-tiba datanglah seorang laki-laki seraya menanyakan dan mengeluh masalah kemiskinan yang menimpa dirinya kepada beliau. Maka Nabi saw, bersabda : “Engkau harus beristighfar”

Selang beberapa waktu, datang lagi seorang laki-laki lain, lalu menanyakan dan mengeluhkan masalah sedikitnya anak. Maka beliaupun bersabda : “Engkau harus beristighfar”. Kemudian setelah itu, Abu Hurairah ra Berkata, “wahai Rasulullah saw, penyakitnya bermacam-macam tetapi obatnya hanya satu,

Maka beliau bersabda, bacalah firman Allah ta’ala : “Maka aku katakan kepada mereka : Mohonlah ampun kepada Tuhanmu ( istighfar ) sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Dia akan mengirim kepada kamu hujan yang lebat, dan memperbanyak harta dan anak-anak dan menjadikan untukmu kebun-kebun serta menjadikan kamu pula didalamnya untukmu sungai-sungai” (QS. Nuh 71 : 10-12)

Berhungan dengan hal ini, Rasulullah saw, juga bersabda :“Barang siapa membiasakan istighfar (meminta ampun), niscaya Allah akan menjadikan (memberikan) jalan keluar baginya dari segala kesempitan dan memberikan kesenangan dalam segala kesusahan, serta memberinya rizqi dari arah yang tidak dia duga” (HR. Abu Dawud & Ibnu Majah dari Ibnu Abbas ra) QS. Ar-Ra'du 28)

      SHOLAWAT

Allah Swt Berfirman: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya" ( QS. Al Ahzab: 33 Ayat: 56 )

Sholawat Murah Rezeki

ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN SHALAATAN TUWASI’U BIHA ‘ALAINAL ARZAQA WA TUHASINU BIHAA LANAL AKHLAQA WA ‘ALAA AALIHI WASHAHBIHI WA SALIM

Artinya :

Ya Allah semoga Engkau berkenan melimpahkan kesejahteraan atas penghulu kami Nabi Muhammad saw dengan shalawat yang dapat melapangkan rizqi bagi kami dan menjadi baik akhlak kami dan curahkan pula kesejahteraan atas keluarga dan sahabat-sahabat beliau serta berikanlah keselamatan.

BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Berbakti kepada kedua orang tua Rasulullah berpesan barangsiapa yang ingin panjang umur dan di tambahin rejeki hendaklah berbakti kepada ibu bapaknya dan menyambung tali silaturahim.

     BERSEDEKAH 

      “Hendaklah kalian mempercepat datangnya rizqi dengan shadaqah” (HR. Abu Dawad)

    “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan (Allah) adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, Dan allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al Baqarah 2 : 261)

MENIKAH ATAU MENYAMBUNG TALI SILATURRAHIM

   Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah tali silaturrahim.” (HR. Bukhari)Silaturrahim adalah sebuah istilah untuk sikap ikhsan (berbuat baik) kepada kerabat yang memiliki hubungan baik karena nasab (keturunan) maupun karena ash-har (perkawinan), bersikap lemah lembut kepada mereka, memberikan kebaikan dan menghindarkan keburukan semampunya yang menimpa mereka, serta memperhatikan keadaan mereka baik agama maupun dunianya2

SYUKUR

“Lihatlah orang yang dibawah kalian dan janganlah kalian melihat orang diatas kalian“. karena sesungguh nya itu lebih pantas ,agar kalian tidak memandang rendah atas nikmat Allah yang diberikan kepada kalian “ (HR Bukhari).

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Alnahl [16]: 18).

Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur, Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya. Seusai shalat, Nabi berdoa kepada Allah hingga shalat Subuh.

Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan, tidak banyak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan kata lain, bersyukur berarti mengingat Allah yang Mahakaya, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Penyantun.

Para ulama mengemukakan tiga cara bersyukur kepada Allah. Pertama, bersyukur dengan hati nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam, kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang mampu menganugerahkan nikmat-Nya.

Kedua, bersyukur dengan ucapan. Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu li Allah, maka baginya 30 kebaikan.”

Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman, ”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Aldhuha [93]: 11).

 

 

Daftar Pustaka:

1. http://auranursyifa.blogspot.com/2008/09/kunci-pembuka-pintu-rizki.html

2. http://www.pkesinteraktif.com/edukasi/hikmah/3146-kunci-kunci-rezeki-.html

3.  http://www.slideshare.net/kristal_koe/revolusi-keuangan-anda-dengan-sholat-dan-zakat-part-ii

4.  Buku “Makin Bahagia Dengan Sholat Tahajud” & “Makin Kaya Dengan Sholat Dhuha” penerbit “Yogyakarta”

5.      http://auranursyifa.blogspot.com/2008/09/kunci-pembuka-pintu-rizki.html9 Syukur

6.       http://rumahsedekahsahabat.blogspot.com/2011/02/rumah-sedekah-sahabat.htm hadis Tentang Sedekah

7. Sum: Poltekkessmd.wordpress  http://dzikrul-maut.blogspot.com/2009/07/tiga-keutamaan bersyukur_21.html

 

http://lulukbsdoadansholawat.blogspot.com