Kisah Nyata Sembuh dari Gila Setelah Ikut Dzikir

Rabu, 6 Juni 2018 | 09:15:05

Kisah Nyata Sembuh dari Gila Setelah Ikut Dzikir

 

 Wanita ini mendatangi kediaman Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham dengan raut muka sedih. Matanya bengkak. Sebelah matanya berwarna lebam. Kebiruan. Setelah bertemu dengan yang dituju, ia mengisahkan persoalan pelik dalam hidup yang dialaminya.

Anak kesayangannya gila. Dirawat di sebuah rumah sakit. Sebab sering mengamuk, si anak pun dipasung. Katanya dengan nada sedih bercampur khawatir, “Apa yang harus saya lakukan, Ustadz?”

Mula-mula, dai dengan suara bertenaga ini menyarankan tamunya agar senantiasa berbaik sangka kepada Allah Ta’ala. Sabar dengan sebaik-baiknya sabar. Selanjutnya, beliau juga menyarankan agar si ibu senantiasa mendoakan anaknya. “Allah Ta’ala yang memiliki anak ibu. Mudah bagi Allah Ta’ala untuk memberikan kesembuhan. Doakan anak ibu. Semoga Allah Ta’ala segera memberikan kesembuhan kepadanya.” Senyum ibu pun sedikit terbit selepas mendengar nasihat bijak dai yang memimpin Majlis az-Zikra ini.

Sebagai langkah ikhtiari dan ijtihad pribadinya, Kiyai Arifin pun menyampaikan saran, “Jemput anak ibu. Minta surat keterangan dari dokter. Ibu berhak atas anak ibu.” Setelah kelar mengurusi semuanya, Kiyai Arifin menyampaikan perintah, “Ajak anak ibu ke sini. Biarkan dia (beraktivitas) di az-Zikra.”

“Hari pertama di az-Zikra,” demikian tutur Kiyai Arifin dalam kajian Sabtu, 5 Desember 2015 di bilangan BSD Tangerang Selatan, “anak itu mengamuk.” Metode penuturan yang mengundang penasaran namun diakhiri dengan frasa ‘anak itu mengamuk’ pun disambut dengan tawa hadirin.

Dibiarkan berada di Masjid az-Zikra Sentul Bogor Jawa Barat, anak yang hilang kesadaran lantaran saking cerdasnya ini berkeliling di banyak tempat. Termasuk diarahkan untuk mengikuti kajian di masjid itu. Pasalnya, di masjid yang saban bulannya dipadati puluhan ribu jamaah dzikir ini, ada kajian rutin bakda Subuh setiap hari, langsung dipimpin oleh Kiyai kharismatik kelahiran Banjarmasin ini.

Selain dibiarkan mengikuti kajian, anak ini juga diberi terapi bacaan ayat suci al-Qur’an, kalimat-kalimat dzikir, dan juga diskusi. “Alhamdulillah,” pungkas Kiyai Arifin mengisahkan, “anak ini diberi kesembuhan oleh Allah Ta’ala setelah dua hari berada di az-Zikra.”

Lucunya, setelah sadar, ketika diberitahu bahwa anak ini mengamuk, sosok yang telah sadarkan diri ini mengelak, “Emang saya ngamuk, Ustadz? Dih, saya kan waras.”

Hadirin pun tertawa sembari merapal nama Allah Ta’ala dalam takjub. Sungguh, tiada yang mustahil bagi-Nya. Dia menurunkan obat atas segala penyakit, kecuali tua dan kematian.

Wallahu a’lam. [Pirman/Kisahikmah]

http://kisahikmah.com