Keutamaan Sholat Shubuh Dan Ashar

Sabtu, 14 Juli 2018 | 09:38:33

Keutamaan Sholat Shubuh Dan Ashar

 

Dari Abu Musa r.a. bahwasanya Rasulullah saw

bersabda:

“Barangsiapa yang mengerjakan sholat bardain – yakni sholat Subuh dan sholat Asar, maka ia akan masuk syurga.” (Muttafaq ‘alaih)

Dari Abu Zuhairyaitu Umarah bin Ruwaibah ra., katanya: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda:

“Tidak akan masuk neraka seseorang yang mengerjakan sholat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya,” yakni sholat Subuh dan sholat Asar. (Riwayat Muslim)

Dari Jundub bin Sufyan ra., katanya: ” Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang mengerjakan sholat Subuh, maka ia adalah dalam tanggungan Allah – yakni mengenai keselamatan dirinya dan Iain-Iain. Maka perhatikanlah, hai anak Adam – yakni manusia, janganlah sampai Allah itu menuntut kepadamu sesuatu dari tanggungannya.” (Riwayat Muslim)

Dari Abu Hurairah ra., katanya: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda:

“Berganti-gantilah untuk menyertai engkau semua beberapa malaikat di waktu malam dan beberapa malaikat di waktu siang. Mereka sama berkumpul dalam sholat Subuh dan sholat Asar. Kemudian naiklah malaikat yang bermalam denganmu semua itu, lalu Allah bertanya kepada mereka, padahal sebenarnya Allah adalah lebih Maha Mengetahui tentang hal-ihwal hamba-hamba-Nya, tanyaNya: “Bagaimanakah engkau semua meninggalkan hamba-hambaKu?” lalu para malaikat itu menjawab: “Kita meninggalkan mereka dan mereka sedang melakukan sholat dan sewaktu kita mendatangi mereka itu, juga di waktu mereka melakukan sholat.” (Muttafaq ‘alaih)

Dari Jarir bin Abdullah al-Bajali ra., katanya: “Kita semua ada di sisi Rasulullah saw. Beliau saw lalu melihat bulan di malam bulan purnama – yakni tanggal empatbelas bulan hijriyah, kemudian beliau bersabda: “Engkau semua akan dapat melihat Tuhanmu sebagaimana engkau semua melihat bulan ini, tidak akan memperoleh kesukaran engkau semua dalam melihatNya itu. Maka jikalau engkau semua dapati tidak akan dialahkan oleh sholat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah itu,” maksudnya jangan sampai dialahkan oleh sesuatu hal sehingga tidak melakukan kedua sholat itu dan jelasnya ini adalah merupakan perintah wajib. (Muttafaq ‘alaih)

Dalam suatu riwayat disebutkan: “Beliau saw lalu melihat ke bulan pada malam bulan purnama itu – yakni bulan tanggal empat belas.”

Dari Buraidah ra., katanya: “Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang meninggalkan sholat Asar, maka leburlah -yakni rusaklah – amal kelakuannya.” (Riwayat Bukhari)

Diambil dari kitab Riyadhus Shalihin II

https://naunganislami.wordpress.com