Keutamaan Shalat Dhuha yang Penting Untuk Diketahui!

Rabu, 15 Agustus 2018 | 09:29:10

Keutamaan Shalat Dhuha yang Penting Untuk Diketahui!

 

 

HIJAZ.ID Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang dianjurkan bagi seorang muslim. Namun, masih sedikit yang tahu perihal keutamaannya sehingga masih ada saja yang tidak melaksanakan shalat sunnah tersebut.

Padahal, jika saja semua orang mengetahui semua kelebihan dan keutamaannya, pasti setiap orang akan berlomba-lomba untuk melakukannya. Karena, dalam Islam, selain pahala, hajat atau keinginan kita yang sifatnya duniawi bisa didapatkan. Berikut ini penjelasan dari Ustadz Ammi Nur Baits. Diantara keutamaan-keutamaan shalat dhuha, yaitu:

Pertama, shalat dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi, dalilnya adalah hadits dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat shalat dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari Muslim)

Kedua, shalat dhuha dapat mencukupi sebagai sedekah bagi tiap ruas tulang bani Adam. Hal ini berdasarkan sabda Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Tiap pagi ada kewajiban sedekah bagi tiap ruas tulang kalian, Setiap tasbih adalah sedekah, Setiap tahmid adalah sedekah, Setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan untuk melakukan kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah, dan semua itu dapat tercukupi dengan melakukan dua rakaat shalat dhuha.” (HR. Muslim)

Ketiga, shalat dhuha merupakan shalatnya orang-orang yang bertaubat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena teriknya matahari.” (HR. Muslim). Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Riyadush Shalihin menjelaskan bahwa shalat yang dimaksud adalah sholat Dhuha. Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan shalat dhuha adalah ketika matahari sudah terik.

Mengenai surat-surat yang dibaca setelah surat Al Fatihah, maka sepanjang pengetahuan kami, tidak ada dalil-dalil yang menyatakan tentang surat-surat khusus yang dibaca pada sholat ini. Jadi, kesimpulannya adalah boleh membaca surat apapun dalam Al Quran pada shalat Dhuha.

Berdasarkan uraian diatas, maka penting bagi kita untuk memulai membiasakan amalan sunnah tersebut mengingat banyak sekali keutamaan yang bisa kita raih. Pun, hal-hal yang menjadi keinginan kita baik bersifat duniawi maupun ukhrawi bisa kita dapatkan. In syaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

Penulis Dewi K.

https://www.hijaz.id