Keutamaan Puasa Syawal, Puasa Sunnah 6 Hari Setelah Ramadhan Nilainya Bagai Puasa Setahun

Sabtu, 15 Juni 2019 | 08:54:07

Keutamaan Puasa Syawal, Puasa Sunnah 6 Hari Setelah Ramadhan Nilainya Bagai Puasa Setahun

 

 

TRIBUNSTYLE.COM - Puasa Syawal yang dilaksanakan 6 hari setelah selesai puasa Ramadhan memiliki banyak keutamaan.

Puasa Syawal ini memiliki hukum sunnah muakkadah, artinya puasa sunnah yang sangat dianjurkan.

Hal tersebut berdasarkan sabda Rasululullah, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim).

Dalam riwayat tersebut dijelaskan, setelah menyelesaikan puasa Ramadhan dan dilanjutkan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal, maka bagi yang melakukan akan seperti berpuasa selama setahun.

Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq MAg mengatakan, puasa syawal dilakukan enam hari di bulan Syawal, yaitu hari kedua Syawal (sehari setelah hari raya Idul Fitri) dan seterusnya.

Puasa Syawal dimulai di hari kedua karena pada hari pertama Syawal merupakan Hari Raya Idul Fitri, maka diharamkan untuk berpuasa.

Akan lebih baik jika dilakukan secara berturut selama enam hari mulai hari kedua Syawal.

Namun, jika merasa kesulitan, maka diperbolehkan tidak berurutan, asalkan berpuasa sebanyak enam hari dan masih di bulan Syawal.

Maka bagi yang ingin menunaikan puasa sunnah Syawal selama enam hari, maka bisa melakukan puasa Syawal sejak hari Kamis (6/6/2019) hingga Rabu (3/7/2019).

Lalu apa sajakah keutamaan puasa Syawal?

Berikut ulasannya:

1. Bagai puasa setahun

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim nomor 1164 menyebut bahwa puasa Syawal selama 6 hari bagai puasa satu tahun lamanya.

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh."

2. Menyempurnakan ibadah bulan Ramadhan

Puasa Syawal menutup kekurangan kita dalam menjalankan ibadah wajib di bulan Ramadhan.

Puasa Syawal akan menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada pada bulan Ramadan.

Sebab, pasti ada kekurangan yang dimiliki seseorang ketika menjalankan puasa Ramadan.

3. Ganjaran 10 kali lipat

Dijanjikan ganjaran 10 kali lipat bagi orang yang menjalankan puasa sunnah Syawal.

Hal itu dijelaskan dari hadist yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub yang berbunyi, "barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas 'Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat."

4. Pertolongan dari Rosulullah

Orang yang melakukan puasa Syawal dijanjikan mendapat pertolongan dari Rosulullah.

Hal ini karena orang tersebut telah menghidupkan sunnah yang diajarkan oleh Rosulullah.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan At Tirmidzi menyebutkan bahwa, "siapa yang menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku bersamaku di surga."

 

(TribunStyle.com/Galuh Palupi)

Penulis: galuh palupi  

Editor: Dimas Setiawan Hutomo

https://style.tribunnews.com