Karakteristik Rohani dalam Al Quran

Kamis, 4 April 2019 | 09:14:44

Karakteristik Rohani dalam Al Quran

 

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan rohani manusia dalam dua sifat. Ada yang negatif dan ada yang positif. Hal tersebut telah diisyaratkan di dalam QS. Al-Syams (91): 7-10,

 

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا(7) فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا(8) قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا(9) وَقَدْ خَابَمَنْ دَسَّاهَا(10(

 

“Dan (demi) jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”.

Kata fujūraha (fasik) di sini mewakili sifat-sifat negatif, sedangkan perkataan taqwāha (taqwa) menunjukkan sifat positif.

Penulis menemukan 24 (dua puluh empat) sifat-sifat negatif rohani manusia dalam al-Qur’an, dan 21 (dua puluh satu) sifat-sifat positif.

1. Sifat-Sifat Negatif Rohani

Di dalam rohani setiap manusia tersimpan potensi-potensi negatif yang jika tidak diatasi dan disentuh dengan nilai-nilai Islam, maka potensi-potensi negatif itu akan tumbuh berkembang kemudian bisa mengkristal menjadi sebuah penyakit. Sebagai bahan tadabbur dan eksplorasi lebih lanjut, penulis sebutkan sifat-sifat tersebut beserta letak-letak ayatnya dalam al-Qur’an sebagai berikut:

 

  1. Dapat menjadi kasar (al-qāsiyah) /al-ghalīdzah : QS. (22): 53, (3): 159
  2. Dapat menjadi sombong dan sewenang-wenang (qalb mutakabbir jabbār) : QS. (40): 35, (48): 26
  3. Dapat ditutup/terkunci mati : QS. (42): 24, (10): 74 dan 88, (30):59, (47 ): 24, (4): 155, (2): 7 dan 88, (7): 100-101, (9): 87 dan 93, (16): 108, (45): 23, (6): 25 dan 46, (41): 5, (17): 45, (18): 57 dan (83): 14
  4. Dapat menjadi tempatnya dosa : QS. (2):283, (33): 5
  5. Dapat terdinding : Q.S(8): 24
  6. Dapat lalai :QS. (18): 28 dan  (21): 3
  7. Dapat menjadi sakit/berpenyakit : QS. (2): 10, (33): 12, 32 dan 60, (5): 52, (9): 125, (8): 49, (24): 50, (47): 20 dan 29, dan (74): 21
  8. Dapat mengalami rasa takut : QS. (3): 151, (8):12, (79): 8, (34):23, (59):2, (20):67-68,  (23): 60, (24): 50 dan (33): 26
  9. Dapat berpaling/dipalingkan : QS.(9):117, (9): 127, (61):5
  10. Dapat menjadi buta (tempatnya di dada) : QS. (22): 46
  11. Dapat mengalami kegoncangan : QS. (24): 37
  12. Dapat menjadi durhaka/fujur : QS. (26): 200, dan (91): 7-8
  13. Dapat mengalami kekesalan : QS. (39): 45
  14. Dapat menjadi keras membatu : QS. (2) : 74, (5): 13, (6): 43, dan (57): 16
  15. Dapat condong pada kesesatan : QS. (3): 7-8, (4): 155, dan (23): 63
  16. Dapat mengalami dengki : QS. (59): 10
  17. Dapat mengalami penyesalan : QS. (3): 156, dan (75): 2
  18. Dapat mengalami ragu-ragu : QS. (9): 110, dan (24): 50
  19. Dapat menjadi munafik : QS. (9): 77, (48): 11, (3): 167, (5): 41, dan (9): 8
  20. Dapat menjadi panas : QS. (9): 15
  21. Dapat menjadi hancur : QS. (9): 110
  22. Dapat mengalami pengingkaran : QS. (16): 22
  23. Dapat berpecah-belah : QS. (59): 14
  24. Dapat menyuruh pada kejahatan : QS. (12):

 

2.  Sifat-Sifat Positif Rohani

Selain manusia memiliki sifat-sifat rohani yang negatif. Mereka juga terlahir dengan membawa sifat-sifat rohani yang positif. Sifat-sifat tersebut disebutkan sebagai berikut:

 

  1. Bersih dan suci : QS. (26): 89, (18): 74, (37): 84, (5): 41 dan (33): 53
  2. Bertaubat : QS. (50): 33
  3. Dapat mengambil peringatan : QS. (50): 37
  4. Dapat menjadi wadah yang hakiki dari al-Qur’an : QS. (2): 97, (26): 193-194, dan 200
  5. Sebagai alat bersaksi di hari kemudian : QS. (2): 204
  6. Tempatnya iman : QS. (16): 106, (58): 22, (5): 41, (49): 7 dan 14
  7. Tempatnya petunjuk : QS. (64): 11 dan (32): 13
  8. Dapat menjadi teguh dan kuat : QS. (28): 10
  9. Tempat ketenangan dan ketentraman : QS. (2): 260, (39): 23, (48): 4 dan 18, (13): 28, (3): 126, (8): 10, (5): 113 dan (91): 8
  10. Alat untuk memahami : QS. (7): 179, (22): 46, (30): 59 dan (47): 24
  11. Bertakwa : QS. (22): 32
  12. Santun dan kasih sayang : QS. (57): 27
  13. Condong menerima kebenaran : QS. (66): 4
  14. Dapat gemetar karena mengingat Alloh : QS. (8): 2 dan (22): 35
  15. Dapat mengalami ujian : QS. (49): 3, (3): 154
  16. Dapat dibujuk : QS. (9): 60
  17. Tunduk mengingat Alloh : QS. (57):16
  18. Dapat bersatu : QS. (3): 103, (8): 63
  19. Dapat bersumpah : QS. (2): 225
  20. Ada kebaikan : QS. (8): 70
  21. Dapat menjadi senang : QS. (4): 4

Silahkan ditadabbur dan dikaji lebih lanjut, semoga Alloh Ta’ala menganugerahkan pemahaman, dan tambahan iman, sehingga diharapkan lahirnya manusia-manusia yang memiliki rohani yang selamat, sehat dan dinamis. Wallahu A’lam.

Oleh : Ustadz Qosim Saguni

http://belajarislam.com