Ini Ragam Manfaat Puasa bagi Kesehatan dan Tubuh Manusia

Rabu, 8 Mei 2019 | 09:14:19

Ini Ragam Manfaat Puasa bagi Kesehatan dan Tubuh Manusia

 

gomuslim.co.id - Puasa merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima. Konsep puasa dalam Islam secara substansial adalah menahan diri tidak makan, minum dan berhubungan suami istri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat.

Ada banyak macam puasa dalam Islam, mulai dari yang wajib sampai yang sunnah. Misalnya seperti puasa Ramadhan, puasa Arafah, puasa Senin dan Kamis seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW., puasa Daud, dan yang lainnya.

Namun tahukah anda selain benilai ibadah, ternyata puasa juga kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia? Ustadz Dr Ahmad Qadhi dalam Hai’ah Ijaz Ilmi mengatakan pada zaman dulu, manfaat puasa dianggap hanya terbatas pada aspek-aspek spiritual semata, akan tetapi ilmu pengetahuan modern berhasil menyingkap bukti baru mengenai manfaat-manfaat fisik dan psikis puasa bagi siapa yang konsisten menjalankan ajaran-ajaran Islam.

“Baru-baru ini, telah dibuktikan bahwa puasa mengandung faedah-faedah kesehatan terhadap sistem kekebalan, sistem sirkulasi darah dan jantung, sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan sistem urinary (berkaitan denga air kencing). Efek-efek positif puasa ini meningkatkan kemampuan fungsi sel dan jaringan. Ini  didukung ole riset kimiawi dan laboratorium,” katanya. 

Sebagai contoh, Allan Cott, M.D., seorang ahli dari Amerika telah menghimpun hasil pengamatan dan penelitian para ilmuwan berbagai negara tentang puasa lalu menghimpunnya dalam sebuah buku Why Fast.

Ia menyebutkan sepuluh manfaat puasa, antara lain: Pertama, to feel better physically and mentally (akan terasa lebih baik secara fisik dan mental). Kedua, to look and feel younger (terlihat dan terasa lebih muda). Ketiga, to clean out the body (membersihkan badan). Keempat, to lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak). Kelima, to get more out sex (lebih mampu mengendalikan seks).

Keenam, to let the body health itself (membuat badan sehat dengan sendirinya). Ketujuh, to relieve tension (mengendorkan keteganggan jiwa). Kedelapan, to sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi). Kesembilan, to gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri). Kesepuluh, to slow the aging process (memperlambat proses penuaan).

Izzuddin bin Abdis Salam dalam kitab Maqashidus Shaum mengumpulkan banyak riwayat terkait manfaat dan hikmah ibadah puasa. Dari sekian banyak riwayat tersebut, ia menyimpulkan ada delapan manfaat puasa yang perlu kita perhatikan.

Artinya: “Puasa memiliki beberapa faidah: meningkatkan kualitas (iman), menghapus kesalahan, mengendalikan syahwat, memperbanyak sedekah, menyempurnakan ketaatan, meningkatkan rasa syukur, dan mencegah diri dari perbuatan maksiat.”

Perubahan Tubuh Saat Puasa

Mengutip dari laman aladokter, berpuasa memang diakui memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan. Namun menjalankan puasa tetap harus sesuai dengan sunnah, misalnya sahur sebelum puasa.

Ketika berpuasa, tubuh mengalami perubahan sesuai dengan lama berpuasa. Faktanya, tubuh memerlukan waktu delapan jam untuk menyerap nutrisi dari makanan terakhir. Artinya, tubuh mampu berpuasa bila diberi asupan terlebih dahulu. Sehingga, penting untuk makan sahur yang bergizi sebelum menjalani puasa dari terbit hingga tenggelamnya matahari.

Pada kondisi normal, sumber energi utama dalam tubuh adalah gula yang disimpan di hati dan otot. Selama berpuasa, simpanan gula ini digunakan untuk menghasilkan energi yang diperlukan tubuh. Setelah gula digunakan, lemak menjadi sumber energi berikutnya dan ini dapat mengurangi berat badan.

Jika sumber-sumber energi tersebut masih belum cukup, tubuh akan membakar protein otot untuk menghasilkan energi. Fase terakhir ini disebut dengan fase kelaparan. Namun, ini hanya terjadi jika seseorang berpuasa selama berhari-hari tanpa berbuka.

Ragam Manfaat Puasa

Secara psikis, puasa dapat menanggulangi stres dan depresi untuk beberapa orang karena mereka belajar untuk mengendalikan diri. Selain itu, setelah beberapa hari berpuasa tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.

Adapun manfaat puasa untuk kesehatan fisik adalah sebagai berikut:

1. Membantu Memperbaiki Kondisi Medis

Berpuasa, diiringi dengan pola makan yang sehat sebelum dan sesudahnya, dapat membantu memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus besar, dan penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.

2. Menyehatkan Jantung

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung, dibandingkan mereka yang tidak menjalani puasa. Selain itu, ada juga beberapa penelitian yang menyatakan bahwa berpuasa dapat mengurangi resistensi insulin yang memicu diabetes.

Namun demikian, masih perlu dilakukan penelitian lebih menyeluruh. Ingatlah bahwa untuk menjaga kesehatan jantung, faktor-faktor lain seperti pola makan dan olahraga teratur berperan besar.

3. Mengurangi Risiko Kanker

Selama berpuasa, laju pembelahan sel dalam tubuh akan berkurang seiring faktor pertumbuhan yang menurun akibat terbatasnya asupan. Meski masih perlu diteliti lebih lanjut membuktikan bahwa hal ini mampu mengurangi risiko kanker. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah kondisi tersebut berlaku pada manusia.

4. Menjaga Berat Badan

Pembakaran lemak menjadi energi membantu mengurangi berat badan dan tingkat kolesterol. Penurunan berat badan akan berdampak baik untuk mengendalikan diabetes dan tekanan darah. Di sisi lain, berat badan memang akan turun jika tidak makan dan tidak mendapat asupan kalori selama berpuasa.

Namun, bisa kembali naik begitu berbuka puasa. Hal ini karena ketika berpuasa seseorang akan kehilangan cairan, bukan berat badan substansial. Terlebih, ketika berbuka puasa justru melampiaskan nafsu makan. Karena itu, penting untuk tetap mengendalikan makan pada saat tidak berpuasa.

5. Memperbaiki Sensitivitas Insulin

Puasa telah terbukti memiliki efek positif pada sensitivitas insulin, yang memungkinkan tubuh untuk mentolerir karbohidrat (gula) lebih baik daripada jika tidak berpuasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah berpuasa, insulin menjadi lebih efektif dalam memberitahu sel untuk mengolah glukosa dalam darah.

6. Mempercepat Metabolisme

Puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Hal ini berguna bagi metabolisme dalam tubuh untuk membakar kalori secara lebih efisien. Jika pencernaan buruk, akan memengaruhi kemampuan tubuh untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak. Puasa dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus secara lebih baik. Hal ini akan meningkatkan fungsi metabolisme dalam tubuh.

7. Memperbaiki Fungsi Otak

Puasa telah terbukti bisa meningkatkan fungsi otak. Hal ini terjadi karena puasa meningkatkan produksi protein yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF).

BDNF ini akan mengaktifkan sel induk otak untuk diubah menjadi neuron baru, dan memicu produksi senyawa kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel-sel otak dari gangguan yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

8. Memperpanjang Usia

Percaya atau tidak, semakin sedikit kalian makan, semakin panjang usia kalian. Salah satu penyebab utama penuaan dini adalah metabolisme yang lebih lambat karena terlalu banyak makan. Jadi, semakin sedikit makan, semakin sedikit proses yang dibutuhkan pada sistem pencernaan sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih cepat dan efisien.

Itulah berbagai manfaat dari puasa. Semoga dapat menambah keyakinan kepada kita semua bahwa yang dicontohkan oleh Rasul, akan selalu memberikan hikmah dan manfaat bagi kehidupan.

Wallahu’alam Bishawab

Sumber:

Andriawan, Didik. Rahasia Hidup Sehat Ala Nabi, Solo: Al Fath Publishing

NHS Choices UK (2017). Fasting and your health.

Warren, R. Everyday Health (2017). What a Fasting Diet Can and Can't Do for Your Health.

Bjarnadottir, A. Healthline (2017). The Beginner's Guide to The 5:2 Diet.

Seliger, S. WebMD. Is Fasting Healthy?

Aladokter, dr. Allert Noya

https://www.gomuslim.co.id