Hampir setiap Hari 5 Sunah Rasulullah Ini Kerap Diabaikan, Padahal Banyak Untungnya Bagi Tubuh

Jumat, 18 Januari 2019 | 08:25:09

Hampir setiap Hari 5 Sunah Rasulullah Ini Kerap Diabaikan, Padahal Banyak Untungnya Bagi Tubuh

 

BANGKAPOS.COM - Nabi Muhammad SAW memiliki tingkah laku yang sangat terjaga.

Baik ucapan maupun kebiasaan sehari-harinya memberikan manfaat bagi umat manusia.

Namun, terkadang banyak umatnya yang disengaja atau tidak, melanggar sunah Rasulullah.

Meski terlihat sepele, sunah Rasulullah tersebut ternyata memberikan dampak bagi kesehatan.

Menjalankan sunah tersebut justru mendatangkan kebaikan bagi tubuh manusia.

Dikutip dari koranopini.com berikut 5 sunah Rasulullah yang berguna bagi kesehatan tubuh manusia:

1. Tidur dengan posisi tubuh miring sebelah kanan

Sebagaimana  dijelaskan dalam Hadist dari al-Barra’bin Azib, Rasullullah saw bersabda, “Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah diatas sisi tubuhmu yang sebelah kanan”.

Tidur dengan berbaring ke arah sebelah kanan, ternyata telah dibuktikan secara medis memilki banyak manfaat bagi tubuh kita.

Dengan posisi tidur sebelah kanan , aliran darah yag masuk dan keluar jantung lebih rendah, hal ini disebabkan karena aliran darah terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah).

Dampaknya denyut jantung akan lebih melambat, tekan darah akan menurun. Kondisi jantung seperti ini akan meningkatkan kuliats tidur.

Posisi tidur sebelah kanan membuat perjalanan makanan yang akan dicerna, diserap lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada di bawah, sehingga penyerapan zat gizi akan lebih optimal.

2. Rasululah melarang minum dan makan sambil berdiri

Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata: ”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR. Muslim dan Turmidzi)

Bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Rahasia medis makan dan minum sambil bediri diungkapkan oleh Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani yang mengatakan:

“Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi sistem  pencernaan."

3. Larangan meniup minuman panas

Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang untuk bernafas atau meniup wadah air minum.” (HR. Al-Tirmidzi no. 1888 dan Abu Dawud no. 3728, dan hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)Dibalik larangan tersebut ada fakta menarik, ketika meniup minuman panas akan mengubah struktur molekul air menjadi zat asam yang akan membahayakan kesehatan kita.

4. Mencabut bulu ketiak

Rasullulah menganjurkan umatnya untuk mencabut bulu ketiak.

Hal ini disebabkan bulu ketiak yang tidak dicabut menjadi tempat kuman dan bakteri bersarang.

Selain itu juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap yang menganggu kenyamanan orang lain

5. Anjuran Rasullulah berbuka puasa dengan kurma

”Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.” (HR. at-Tirmidzi dan Abu Dawud rahimahumallah)

Amalan sunah ini mungkin sudah tidak asing bagi kita.

Saat  berbuka puasa  Rasullulah menganjurkan untuk memakan kurma atau makanan yang manis terlebih dahulu.

Dalam sebuah penelitiaan secara kimiawi dan biologis kurma yang dimakan setara dengan 85-87% dari beratnya.

Dan itu mengandung 20-24% air, 70-75%zat gula, 2-3% protein, 8,5% serat dan kadar lemak yang rendah yang baik bagi kesehatan kita.

Buang air kecil jongkok

Dikutip dari khalidabdullah.com, setiap manusia melakukan aktivitas ini untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh).

Dalam melakukan aktivitas inipun kita dituntut melakukannya dengan benar dan sesuai aturan.

Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ”anha, di mana beliau berkata,“Siapa yang bilang bahwa Rasulullah SAW kencing sambil berdiri, jangan dibenarkan. Beliau tidak pernah kencing sambil berdiri.”

Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah kencing sambil berdiri semenjak diturunkan kepadanya Al-Quran.

Secara medis kencing berdiri adalah penyebab utama penyakit kencing batu pada semua penderita penyakit tersebut dan merupakan salah satu penyebab penyakit lemah syahwat bagi sebagian pria.

Secara agama, kebanyakan orang yang biasanya kencing berdiri kemudian mereka akan mendirikan shalat, ketika akan ruku’ atau sujud maka terasa ada sesuatu yang keluar dari kemaluannya.

Itulah sisa air kencing yang tidak habis terpencar ketika kencing sambil berdiri, apabila hal ini terjadi maka shalat yang dikerjakannya tidak sah karena air kencing adalah najis dan salah satu syarat sahnya shalat adalah suci dari hadats kecil maupun hadats besar.

Berbeda dengan buang air jongkok, dalam keadaan bertinggung tulang paha di kiri dan kanan merenggangkan himpitan buah zakar.

Ini memudahkan air kencing mudah mengalir habis dan memudahkan untuk menekan pangkal buah zakar sambil berdehem-dehem.

Dengan cara ini, air kencing akan keluar hingga habis, malahan dengan cara ini kekuatan sekitar otot zakar terpelihara.

Ketika buang air kencing berdiri ada rasa tidak puas, karena masih ada sisa air dalam kantong dan telur zakar di bawah batang zakar.

Ia berkemungkinan besar menyebabkan kencing batu.

Kenyataan membuktikan bahwa batu karang yang berada dalam ginjal atau kantong seni dan telur zakar adalah disebabkan oleh sisa-sisa air kencing yang tak habis terpencar.

Endapan demi endapan akhirnya mengkristal/mengeras seperti batu karang.

Jika anda biasa meneliti sisa air kencing yang tak dibersihkan dalam kamar mandi, anda bayangkan betapa keras kerak-keraknya.

Bagaimana jika itu ada di kantong kemaluan Anda?

Hal ini juga merupakan salah satu yang menyebabkan penyakit lemah syahwat pada pria selain dari penyebab kencing batu.

(Bangka Pos/Alza Munzi)

Penulis: Alza Munzi    

Editor: Alza Munzi

http://bangka.tribunnews.com