Beruntunglah Orang yang Rutin Puasa Senin Kamis

Rabu, 19 Juni 2019 | 09:31:04

Beruntunglah Orang yang Rutin Puasa Senin Kamis

 

TRIBUNJAMBI.COM - Puasa Senin Kamis merupakan satu diantara puasa sunnah bagi umat muslim.

Puasa Senin Kamis ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Selain untuk menambah ketakwaan kepada Allah SWT, puasa Senin Kamis ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan.

Tahukah Anda, diantara puasa sunnah yang banyak dilakukan oleh masyarakat muslim di Indonesia dan seluruh dunia adalah puasa hari Senin dan hari Kamis.

Membiasakan diri untuk melakukan puasa Senin Kamis adalah suatu hal yang paling diutamakan dalam hal melakukan ibadah puasa sunnah.

Jika sudah terbiasa, maka puasa di Bulan Suci Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba, kita bisa menjalaninya dengan lebih baik.

Allah SWT akan memberikan pahala puasa secara langsung kepada orang yang melakukannya.

"Puasa itu milik-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Dan kebaikan itu akan dilipatgandakan sebanyak 10 kali lipat." (HR. Bukhari dan Abu Daud).

Tapi tidak semua orang mampu melaksanakan puasa hari Senin dan hari Kamis ini.

Ada beberapa keterangan yang menjelaskan atas disunnahkannya puasa senin dan kamis tersebut, diantaranya adalah karena hari tersebut merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, hingga Beliau tidak pernah meninggalkannya.

Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: "Hari tersebut merupakah hari dimana aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Al Qur'an kepadaku pada hari tersebut," (HR. Muslim).

Dari segi manfaat, ternyata puasa hari Senin dan Kamis selain dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah nabi, juga bermanfaat baik untuk kesehatan jasmani dan rohani bagi orang yang melakukannya.

Berikut adalah beberapa manfaat jika sudah membiasakan diri untuk berpuasa hari Senin dan Kamis:

1. Menjadi perisai bagi kejiwaan seseorang

2. Melatih Disiplin

3. Menghindari godaan Syaitan

4. Meningkatkan amal ibadah

5. Melembutkan hati

6. Meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT

7. menyehatkan tubuh

8. menyembuhkan penyakit, terutama penyakit hati

 

Tak hanya memberikan banyak manfaat, puasa hari Senin dan Kamis juga memiliki hikmah yang begitu bagi bagi orang yang mengamalkan puasa tersebut secara rutin.

Diantara hikmah puasa hari Senin dan Kamis itu sendiri adalah:

1. Jiwa yang stabil

Jiwa orang yang berpuasa hari Senin dan Kamis itu akan terbiasa untuk bersabar dan membentuk diri yang kuat hingga terbentuklah ketakwaan yang kuat juga dalam diri mereka.

2. Melatih untuk terhindar dari dosa

Dengan berpuasa, hilanglah segala perangai buruk dan dapat membentengi dirinya dari perbuatan jahat dan dosa.

Karena puasa itu sendiri merupakan benteng dari perbuatan jahat.

3. Meningkatkan daya pikir

Dalam sebuah penelitian, berpuasa dua kali dalam semingggu dapat meningkatkan daya pikir.

Selain itu juga dapat mengurangi gejala diabetes.

Niat Puasa Senin Kamis

Banyak diantara ibadah sunah yang dianjurkan untuk umat Muslim.

Selain salat dan bersedekah, ibadah yang selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad yakni puasa.

Selain puasa Ramadan satu diantara ibadah yang dianjurkan yakni adalah Puasa Senin-Kamis.

Puasa ini dianjurkan karena selain pahalanya yang besar, manfaat lain dari keutamaan puasa ini juga besar bagi yang menjalankannya.

Nah sebelum menunaikannya jangan lupa sahur dan membaca niat puasa senin-kamis.

Berikut bacaan Arab niat puasa sunah hari Senin.

"NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA."

Artinya: Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

Sedangkan untuk bacaan niat puasa senin kamis untuk hari kamis, bacaannya adalah sebagai berikut

"NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA."

Artinya : Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

Berikut adalah keutamaan puasa Senin-Kamis.

1. Hari dimana amalan dihadapkan pada Allah SWT

Usamah bin Zaid berkata:

“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa.

Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa.

Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.

” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.”

Lalu beliau bersabda, “Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah).

Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

2. Nabi dilahirkan hari Senin.

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab:

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162).

3. Pintu surga dibuka pada Senin dan Kamis.

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

Yuk, lakukan amalam rutinitas agar semakin dicintai Allah SWT.

Efektif Tingkatkan Kerja Otak

Beberapa tahun lalu atau mungkin hingga kini, diet dengan pola 5:2 sangat terkenal dan sudah menuai banyak pujian oleh sejumlah ahli gizi dan selebritas dunia.

Konsep diet 5:2 sendiri sebenarnya sederhana, yakni membatasi asupan kalori selama dua hari dengan puasa.

Pada saat itu, konsumsi kalori dibatasi menjadi 500 untuk wanita dan 600 untuk pria.

Sisanya, boleh makan apa saja yang disuka selama satu minggu. Kalau di Indonesia, konsep diet ini sangat mirip dengan puasa Senin Kamis

Bagi sebagian orang, pola diet seperti ini dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan.

Namun, ternyata beberapa orang juga berpendapat bahwa diet ini dapat membantu mengasah ketajaman mental dan otak.

Dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Society for Neuroscience pada November, para ilmuwan melaporkan bahwa puluhan tikus yang secara teratur dipaksa untuk berpuasa mengalami perubahan otak yang baik.

Neuron pada otak menerima lebih banyak energi yang memungkinkan untuk menumbuhkan lebih banyak koneksi pada otak.

Mark Mattson dari National Institute on Aging di Bethesda, Maryland, dan timnya melakukan penelitian ini terhadap 40 tikus. Beberapa di antaranya ada yang tidak diberi makan sama sekali dalam satu hari, juga ada yang diberi makanan dengan jumlah kalori sama dengan tikus yang berpuasa.

Pengamatan pada tikus tersebut menunjukkan bahwa berpuasa dapat meningkatkan sekitar 50 persen zat kimia otak yang disebut BDNF (faktor neurotropika yang diturunkan dari otak). Bagi manusia, BDNF terlibat dalam pembelajaran dan ingatan.

Tingkat protein dalam BDNF cenderung menurun seiring bertambahnya usia, terutama jika seseorang memiliki penyakit yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif seperti Alzheimer.

"Ini sangat masuk akal dari perspektif evolusi," kata Mark Mattson kepada Newsweek, Selasa (12/12/2017).

Mattson menjelaskan, nenek moyang manusia memiliki pola mengonsumsi makanan mirip seperti hewan di alam bebas yang bisa bertahan dalam waktu lama tanpa makanan. Bahkan, mereka bisa seminggu tidak berburu dan memakan semua mangsanya sekaligus.

"Mereka harus tetap berfungsi pada tingkat yang tinggi, baik secara mental maupun fisik. Jika sel otak bisa bertahan di sela waktu makan, kemungkinan besar sel akan memanfaatkan kesempatan berikutnya untuk mendapatkan energi lebih dan berkembang," ujar Mattson.

Secara teori, Mattson berkata bahwa BDNF berfungsi untuk merangsang sel untuk menghasilkan lebih banyak mitokondria yang dapat membentuk energi agar sel otak dapat berfungsi. Saat produksi mitokondria banyak, maka sel otak bisa membuat lebih banyak koneksi ke sel otak lainnya.

Kalau pada hewan pengerat seperti tikus, puasa Senin Kamis seperti ini dapat menurunkan kerusakan sel setelah stroke dan memperpanjang umur.

Namun, tikus bukanlah manusia. Mattson kini sedang melakukan percobaan klinis untuk melihat bagaimana puasa bisa mempengaruhi fungsi otak pada wanita lanjut usia dengan cara melakukan diet 5:2 atau puasa Senin Kamis.

Dia menduga bahwa puasa Senin Kamis juga dapat berpengaruh pada kanker karena memaksa tubuh untuk berfungsi tanpa mempergunakan gula.

Namun, itu masih spekulasi. Untuk saat ini, gagasannya hanyalah puasa mungkin bisa membuat otak Anda bekerja lebih baik.

 

Editor: bandot

https://jambi.tribunnews.com