Aplikasikan Sedekah Subuh Yang Banyak Keutamaan

Selasa, 14 Agustus 2018 | 09:10:53

Aplikasikan Sedekah Subuh Yang Banyak Keutamaan

 

                Memang pada waktu pagi yang dingin hal paling menyenangkan adalah tarik selimut dan bobok manis. Tetapi sebenarnya pagi hari itu adalah waktu dimana rahmat Alloh turun, sehingga tidak heran jika di waktu pagi kita di sunnahkan untuk qiyamul lail, sholat dhuha dan sedekah subuh disamping mengerjakan kewajiban sholat subuh. Tentunya kita tidak ingin menjadi orang yang rugi bukan dengan kesempatan tersebut?

Apalagi jika anda tahu keistimewaan sedekah subuh, dijamin anda tidak akan menyia-nyiakan waktu berharga tersebut selain untuk ibadah. Harta yang disedekahkan sejatinya tidak akan berkurang, justru Alloh yang akan menganugerahkan kepada orang tersebut kemuliaan.

Pernyataan ini sebagaimana hadits: dari Abu Hurairah Ra. Rosululloh SAW. bersabda, “Sedekahlah itu tidak akan mengurangi harta. Alloh SWT akan menambah kemuliaan kepada hamba-Nya yang pemaaf. Dan bagi hamba yang tawadhu’ karena Alloh SWT, Alloh SWT akan mengangkat derajatnya. (HR. Muslim).

Dengan anda tidur pagi maka rahmat Alloh tidak akan anda dapatkan, justru rasa malas dan enggan beraktifitas akan menyelimuti diri anda. Hal ini tentunya akan sangat merugikan kita karena kita menjadi manusia yang kurang produktif bahkan jauh dari rahmat Alloh. Untuk itu mari membiasakan sedekah subuh dan beramal shalih lainnya.

Keistimewaan sedekah subuh yang belum banyak diketahui orang

                Keistimewaan sedekah subuh memang tidak bisa dielakkan. Sebab pada setiap pagi Alloh SWT mengutus 2 orang malaikatnya untuk turun ke bumi. Dua orang malaikat tersebut membawa misi khusus dari Alloh yakni mendoakan para hamba Alloh supaya melimpah rejekinya maupun sebaliknya.

Doa dari kedua malaikat tersebut termaktub dalam sebuah hadits Rosululloh SAW: Abu Hurairah Ra berkata bahwa Nabi SAW bersabda: “Ketika seorang hamba berada pada waktu pagi, dua malaikat akan turun kepadanya, lalu salah satu berkata, ‘Ya Alloh…berikan pahala kepada orang yang selalu menginfakkan hartanya, kemudian malaikat yang satu berkata…Ya Allah binasakanlah orang yang bakhil…”(HR. Muttafaq Alaih)

                Imam Muslim berdasarkan syarahnya mengemukakan bahwa berinfak yang dimaksud di sini adalah memberikan hartanya atau melakukan sedekah subuh karena ketaatan kepada Alloh semata, bukan sebaliknya. Sedang orang yang menerima bisa dari kerabat, keluarga serta tetangga yang memerlukan.

                Sedekah subuh itu cakupannya sangat luas yakni meliputi: ilmu pengetahuan, gagasan dan materi. Sebagian dari ulama yang terdahulu ada yang sanggup menyatukan ketiganya. Dermawan, kaya raya, berbagi ilmu pengetahuan dan mengajar. Para ulama tidak hanya menginfakkan hartanya untuk fakir miskin, namun juga memberikan penyuluhan agama dan mengentaskan kemiskinan.

                Tidak heran bila kemudian para ulama senantiasa bahagia dan merasa damai selama hidupnya. Sebab mereka sangat gemar membahagiakan orang lain. Pernyataan ini sebagaimana yang disampaikan Baginda SAW yang artinya: “Alloh SWT senantiasa bersama hamba-Nya, selagi hamba itu selalu membantu sesamanya”.

                Mengaplikasikan keutamaan sedekah subuh adalah budaya para ulama serta pengusaha muslim ketika pagi hari. Tidak hanya dengan berbagi namun juga mengawali aktifitasnya dengan sholat dhuha yang hanya karena Alloh semata, bukan ingin memperoleh balasan. Inilah yang disebut ikhlas karena Alloh.

Kapan kita harus memulai mengaplikasikan keistimewaan sedekah subuh?

Sedekah subuh memang memiliki keutamaan yang luar biasa, meskipun banyak orang yang belum mengaplikasikannya. Keistimewaan sedekah subuh maupun di waktu yang lain bisa kita lakukan ketika kita memiliki kelebihan harta. Karena itu, ketika sedang diberikan harta yang berlebih sebaiknya kita menyimpan seperlunya untuk diri sendiri, kemudian berbagi berbagi dengan orang terdekat.

Hal ini sebagaimana hadits: Dari Abu Umamah Ra., Nabi SAW bersabda: “Wahai anak Adam, seandainya engkau berikan kelebihan hartamu, yang demikian itu lebih baik bagimu. Dan seandainya engkau kikir, yang demikian itu buruk bagimu. Menyimpan sekadar untuk keperluan tidaklah tercela, dan dahulukanlah orang yang menjadi tanggung jawabmu.” (HR. Muslim).

Lantas kapan kita harus memulai sedekah subuh? Jika kita ingin bersedekah maka waktu yang dekat adalah ketika masih sehat serta kita memiliki kelebihan harta. Jangan sampai kita menyesal karena mengulur-ngulurnya hingga maut menjeput, karena hal tersebut hanyalah sia-sia belaka. Hal ini sebagaimana hadits:

Dari Abu Hurairah Ra, ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Nabi SAW., “Ya Rasululloh, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?” Rosululloh SAW. bersabda, ” Bersedekahlah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya, sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, “Harta ini untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari-Muslim).

                Saudaraku sebelum terlambat, marilah kita menuai keistimewaan sedekah subuh supaya malaikat mendoakan kita, memudahkan setiap amalan kita dan memberkahi rizki kita. Mari semangat untuk tidak membiarkan satu subuhpun terlewati tanpa sedekah subuh

 

http://www.muslimahsitus.win