7 Dampak Buruk dari Rasa Marah

Jumat, 29 Desember 2017 | 08:35:27

7 Dampak Buruk dari Rasa Marah

 

Rasa marah ternyata memiliki efek samping yang buruk dilihat dari sisi medis, psikologis, mental dan emosional. Rasa marah yang berlebihan tidak hanya berdampak buruk unruk kesehatan tetapi juga dapat merusak kehidupan sosial dan hubungan interpersonal. Arikel berikut kami coba jabarkan apa saja dampak buruk dari rasa marah.

1.  Kemarahan dapat Menyebabkan Stress dan Sedih

Orang yang sedang marah cenderung mengalami stress dan sedih dibandingkan orang lain. Orang yang marah lebih mudah terganggu dan sedikit saja ada hal yang tidak disukainya dapat menyebabkan kemarahan bertambah. Stress yang dirasakan saat sedang marah dapat menyebabkan tekanan mental dan emosional.

2.  Rasa Marah dapat Menyebabkan Peningkatan Tekanan Darah

Marah dan stress diketahui sebagai faktor penyebab peningkatan tekanan darah dan juga dapat mempengaruhi metabolisme. Saat seseorang marah, mereka secara alami bereaksi seperti mengepalkan tinju atau keluar banyak keringat. Reaksi tersebut dapat merupakan tanda dari peningkatan tekanan darah.

3.  Rasa Marah dapat Menyebabkan Seseorang Terisolasi Secara Sosial

Efek samping kemarahan dilihat dari sisi medis adalah seseorang dengan rasa marah dapat mengalami isolasi sosial. Masyarakat tentu saja akan menjauhi seseorang yang diketahui memiliki rasa marah, moody dan temperamental. Sesaat Anda memiliki reputasi sebagai seorang yang pemarah maka kemungkinan orang lain menjauh dari Anda akan semakin besar.

4.  Kemarahan Cenderung membuat Anda Mengalami Inflamasi dan Nyeri Otot

Secara ilmu medis, pelepasan hormon kortisol yang terjadi saat Anda sedang marah dapat menyebabkan otot menjadi lentur dan menerima gempuran energi selama beberapa detik. Sementara orang dengan rasa marah yang berlebihan dapat merasakan gempuran energi yang lebih banyak lagi pada ototnya karena pelepasan kortisol berulang-ulang. Kortisol juga menyebabkan efek samping lain yaitu membuat tubuh mudah menjadi nyeri.

5.  Rasa Marah Memperburuk Kondisi Jantung

Pernahkah Anda meraskan peningkatan detak jantung secara tiba-tiba saat Anda sedang marah? Menurut para ahli, rasa marah dapat menyebabkan jantung berdetak sampai 180 kali permenit. Pada situasi tersebut, jantung akan membutuhkan oksigen lebih banyak dan nafas menjadi lebih cepat dan pendek. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan pada jantung.

6.  Kemarahan dapat Menimbulkan Kecanduan dan Kebiasaan Buruk Lainnya

Studi yang sudah lama dilakukan menunjukan bahwa orang yang selalu merasakan kemarahan didalam hidupnya lebih mudah jatuh ke dalam kecanduan obat-obatan, merokok, alkohol dan lain sebagainya. Orang dengan rasa marah akan mencari pelampiasan dari kemarahannya untuk memuaskan perasaanya.

7.  Rasa Marah dapat Menurunkan Imunitas Tubuh

Anda tentu pernah mendengar pepatah mengatakan didalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang sehat. Orang dengan tubuh yang sehat tentu berhubungan juga dengan perasaannya yang selalu senang. Orang yang memiliki kondisi kejiwaan yang baik tentu akan berpengaruh terhadap kadar imunitas tubuhnya dan rasa marah merupakan salah satu energi negatif yang dapat merusak sistem imunitas tubuh.

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

 

Sumber: magforwomen

https://www.dokter.id