15 Amalan yang Memudahkan Wanita Masuk Surga

Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:41:01

15 Amalan yang Memudahkan Wanita Masuk Surga

 

Kita sering mendengar bahwa penghuni neraka terbanyak adalah wanita seperti alasan banyak wanita masuk neraka, namun juga melihat dari sifat dan amalan yang dilakuakan wanita tersebut selama di dunia. Bukan tidak mungkin wanita dapat dengan mudah masuk surga jika melakukan amal kebaikan dan menjauhi syirik, berikut 15 Amalan yang Memudahkan Wanita Masuk Surga.

1. Amalan Dasar sebagai Kewajiban Wanita

Hendaknya wanita menjauhi sifat ciri wanita yang sulit masuk surga, Rasulullah saw bersabda yang artinya : ” Apabila seorang wanita ( istri ) itu telah melakukan shalat lima waktu , puasa bulan Ramadhan , menjaga harga dirinya dan mentaati perintah suaminya , maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga berdasarkan pintunya mana yang ia suka ( sesuai pilihannya ) . “( HR. Ahmad , Ibnu Hibban dan Thabrani )

2. Shalat 5 Waktu

Allah berfirman : ” Maka dirikankanlah shalat itu ( sebagaimana biasa ) sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang – orang yang beriman ” ( Surah An – Nissa ‘ ayat 103 ) sebab itu wanita harus shalat wajib sepanjang hari.

3. Disiplin dan Tepat Waktu dalam Shalat

Diriwayatkan dari Jabir r.a. katanya , Rasulullah s.a.w. bersabda : ” Perumpamaan shalat lima waktu adalah seperti seseorang yang mandi di sebuah sungai yang dalam yang mengalir di depan rumahnya sebanyak lima kali sehari . ” ( HR. Muslim ). Shalat yang terbaik tentu yang dikerjakan dengan keutamaan mengerjakan shalat di awal waktu.

4. Puasa Wajib

Wanita harus mengerti alasan berpuasa di bulan ramadhan, sebagaimanaDari Abu Hurairah r.a. bersabda Rasulullah s.a.w. maksudnya :: ” Setiap amanalan anak Adam ( manusia ) itu digandakan satu kebaikan dengan sepuluh yang jenisnya hingga 700 kali lipat . Firman Allah s.w.t. ( maksudnya ) : ” Kecuali puasa yang dikerjakan untuk Ku ,

maka Aku – lah yang membalasnya . Dia menahan syahwatnya dan meninggalkan makan karena Aku ” Bagi orang yang puasa itu ada dua kegembiraan , yaitu gembira ketika berbuka ( atau berhari raya ) dan senang ketika menemui Tuhannya kelak . Dan , demi bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum dari bau kasturi . ” ( HR. Muslim )

5. Pintar Menjaga Diri

Sabda Rasulullah s.a.w. yang berarti : ” Sesungguhnya dunia dan seluruh isinya adalah perhiasan dan sebaik – baik perhiasan adalah wanita yang sholehah . ” ( HR. Muslim )

6. Taat Pada Suami

Rasulullah s.a.w. bersabda yang artinya : ” Sebaik – baik istri adalah yang dapat memberikan hati suaminya ketika engkau ( suami ) melihatnya dan ketika disuruh dia menurut perintahmu , dan dia bisa menjaga kehormatan dirinya dan hartamu ketika engkau tidak di rumah . ” ( Riwayat Thabrani )

7. Ikhlas Ketika Dipoligami

Sabda Rasulullah s.a.w. maksudnya : ” Apabila datang kepada kamu orang yang beragama dan berakhlak maka kahwinlah dia , kalau tidak akan timbul fitnah dan kebinasaan . Para sahabat bertanya , ” Bagaimana kalau ia telah menikah ? ” Jawab beliau , ” Menikahlah juga ia ( diulang sebanyak tiga kali ) . ” Maksudnya disini bukanlah menjadi satu masaalah bagi pria yang telah menikah untuk melamar dan menikahi seorang wanita . ( berpoligami )

8. Menggunakan Harta di Jalan Allah

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah, no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

9. Berserah Diri kepada Allah

“Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan”.

Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya”. Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan. (Azzukhruf: 68-73)

10. Berbakti pada Orang Tua

Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. (al Muthafifin, 22-26)

11. Memiliki Rasa Kasih Sayang dan Menyambung Silaturahmi

Misalnya, Rasulullah SAW bersabda : “Allah  Ta’ala berfirman : “Tidak ada balasan kecuali surga bagi  hamba-Ku yang mukmin, yang telah Aku ambil kembali  kekasihnya dari ahli dunia, dan ia hanya mengharapkan pahala dari-Ku.” (HR. Bukhari).  Kemudian, menghilangkan apa yang mengganggu orang, seperti memotong dahan di tengah jalan. “Kulihat ada seseorang yang bersenang-senang di dalam surga disebabkan ia

memotong dahan yang berada di tengan jalan karena mengganggu kaum muslimin yang lewat. (HR. Bukhari). Rasulullah SAW bersabda : “Hai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, hubungkanlah tali persaudaraan, dan salatlah pada waktu manusia sedang tidur, niscaya kamu sekalian masuk surga dengan selamat.” (H.R Turmudzi)

12. Rela Berkorban Demi Anak

Dari `Aisyah ra. Ia berkata : “Kali tertentu ada perempuan Miskin dengan menggendong kedua putrinya mendatangiku, maka aku memberinya tiga butir kurma. Dan ia memeberikan kepada masing-masing anaknya sebutir biji kurma dan yang sebutir lagi sudah di angkat ke mulutnya untuk dimakan, tetapi itu tiba-tiba diminta oleh kedua anaknya, lalu ia membelah kurma itu

menjadi dua bagian dan diberikan kepada kedua anaknya. Saya merasa heran melihat perilaku orang perempuan tiu. Setelah Rasulullah SAW Datang, saya ceritakan kepadanya kejadian itu, kemudian beliau bersabda : “Sesungguhnya Allah telah menentukan surga baginya atau Allah telah membebaskan dari api neraka karena perbuatannya itu.”  (H.R Muslim)

13. Melakukan Segala Urusan dengan Ridho Suami

Suatu ketika, Rasulullah saw menyampaikan pernyataan yang agak mengejutkan para sahabat di Madinah, baik laki-laki maupun wanita. Pernyataan yang mengejutkan itu adalah diantara wanita yang akan menjadi penghuni surga adalah isterinya Al Hathab. Mendengar

pernyataan Rasulullah saw, seluruh penduduk Madinah saling bertanya-tanya satu diantara lainnya. Mereka amat heran, mengapa Rasulullah menyebutkan istri Al Hathab itu, apa sebenarnya keistimewaannya dibanding wanita-wanita lain? Karena mendapat banyak pertanyaan, isteri Al Hathab akhirnya menanggapi berita tentang dirinya.

“Suamiku adalah pencari kayu bakar di bukit, ia menjualnya ke pasar dan ia kembali dari pasar dengan membawa sesuatu yang kami butuhkan sekeluarga. Ia pulang tentu dalam keadaan letih dan lelah serta haus di tenggorokan yang sangat.” “Aku menyadari betapa payah suamiku itu dalam mencari nafkah.

Saat ia pulang ke rumah, sudah kusiapkan air yang dingin sebagai penyejuk dan penghilang rasa haus, makanan untuk menghilangkan rasa lapar juga sudah kuhidangkan, kusambut suamiku itu dengan berdiri, memakai pakaian yang indah dan rapi, tidak hanya itu,

ia kusambut dengan segenap kerinduan seolah-olah lama ia tidak pulang.” “Kuserahkan diriku kepadanya, kalau ia ingin beristirahat dan bersenang-senang kubantu dia dan bila ia menginginkan diri saya, kurebahkan diriku antara dua lengannya bagai anak kecil yang bersuka ria dengan ayahnya.”

14. Sabar Akan Takdir Allah

Dari Atha’ bin Abu Ribah, ia berkata : “Ibnu Abbas ra. berkata kepadaku : “Maukah saya tunjukkan seorang wanita yang termasuk ahli surga ?” Saya menjawab tentu saja saya mau. “ Ia berkata : “Adalah wanita berkulit hitam yang pernah datang kepada Nabi SAW, waktu itu berkata :

“Sesungguhnya saya mempunyai penyakit ayan, dan aurat saya terbuka karenanya; oleh karena itu mohonkanlah kepada Allah agar penyakit saya sembuh.” Beliau kemudian bersabda : “Apabila kamu mau sabar maka kamu akan masuk surga, dan apabila kamu tetap meminta maka saya pun akan berdoa kepada Allah agar engkau sembuh dari penyakitmu.” Wanita itu menjawab :

“Kalau begitu saya akan bersabar.” Kemudian wanita itu berkata lagi : “Sesungguhnya aurat saya terbuka karenanya, oleh karena itu, mohonkanlah kepada Allah agar aurat saya tidak terbuka.”Maka Nabi pun berdoa untuknya agar auratnya tidak terbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

15. Banyak Bertaubat

Dari Abu Nujaki Imran bin Al-Husain Al-Khuza`iy ra., ia  berkata :”Ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Rasulullah SAW, sedangkan ia sedang hamil karena berzina  dan berkata:”Ya Rasulullah, saya telah melakukan kesalahan,  dan saya harus di had(hukum), maka laksanakanlah had itu pada diri saya.

”Kemudian Nabi SAW memanggil walinya   seraya bersabda: “perlakukanlah baik-baik wanita ini, apabila  sudah melahirkan, bawalah kemari.”Maka dilaksanakan  perintah itu oleh walinya. Kemudian setelah wanita itu  melahirkan, dibawalah ke hadapan Rasulullah SAW Dan  memerintahkan untuk wanita, maka diikatkanlah pakaiannya  untuk dirajam.

Setelah ia mati, maka Rasulullah SAW menyalatkannya.  Namun Umar berkata kepada beliau: ”Ya Rasulullah, mengapa  engkau menyalatkan wanita itu, padahal ia telah berzina.”  Beliau menjawab : “Wanita itu benar-benar bertaubat, dan  seandainya taubatnya dibagi pada tujuh puluh penduduk  Madinah, niscaya masih cukup. Pernahkah kamu  mendapatkan orang yang lebih utama daripada seseorang  yang telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Tang  Maha Mulia lagi Maha Agung?” ( H.R Muslim)

https://dalamislam.com