15 Amalan Bulan Syawal dan Keistimewaannya

Rabu, 27 Juni 2018 | 09:09:08

15 Amalan Bulan Syawal dan Keistimewaannya

 

Selain bulan Ramadhan, bulan Syawal juga menjadi bulan baik untuk umat Islam di seluruh dunia sebab bukan menjadi bulan sembarangan atau biasa. Allah juga sudah memberikan amalan – amalan yang apabila dilakukan, maka pahala yang didapat juga sangat besar. Berikut ini adalah beberapa amalan bulan Syawal selengkapnya.

Puasa 6 Hari Bulan Syawal

Allah akan mengganjar seseorang yang melaksanakan piasa selama enam hari pada bulan Syawal yaitu mendapat pahala puasa selama satu tahun penuh. Pahala yang didapat dari amalan ini sangatlah mulia dan hanya diberikan untuk orang yang melaksanakan puasa 6 hari saat bulan Syawal ini. Sebagian ulama juga mengijinkan untuk tidak melaksanakan puasa enam hari secara berturut-turut, akan tetapi pahalanya juga sama besar dengan melakukannya langsung sesudah hari raya. Puasa syawal juga boleh dilakukan saat pertengahan atau pada akhir bulan syawal.

Banyak orang yang juga berpendapat jika puasa bulan Syawal menjadi tanda bahwa Allah sudah menerima puasa Ramadhan hamba-Nya dan puasa Syawal juga merupakan ungkapan syukur untuk Allah sehingga bisa mendapat pengampunan dari Allah SWT.

I’tikaf

I’tikaf atau dengan kata lain berdiam diri di dalam masjid sambil melakukan dzikir merupakan salah satu amalan dari bulan syawal dan cara untuk lebih mendekatkan diri pada Allah. I’tikaf sendiri biasanya dilakukan pada malam terakhir pada bulan Ramadhan, namun juga bisa di ganti pada saat masuk ke bulan Syawal.

Menikah Pada Bulan Syawal

Bulan syawal juga menjadi bulan yang sangat baik untuk waktu menikah. Saat ingin melangsungkan pernikahan, kedua pasangan ini juga pastinya sudah menentukan waktu yang paling baik sebagai hari pernikahan untuk menghindari beberapa hal tidak baik yang mungkin saja bisa terjadi.

Ini juga menjadi sunnah Rasulullah saw, sebab Rasulullah juga melangsungkan pernikahan di bulan Syawal seperti yang dikisahkan dalam hadist Muslim dari istri Rasulullah, AisyahRA.

Shalat Hari Raya

Ummu Athiyah radliallahu ‘anha berkata, “kami diperintahkan untuk mengajak keluar gadis yang baru baligh, gadis – gadis pingitan dan orang – orang haid untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha.. [HR. Al Bukhari & Muslim]

Mustahab Bertakbir Malam Idul Fitri

Amalan bulan syawal berikutnya adalah disukainya [mustahab] bertakbir pada malam Idul Fitri semenjak matahari tenggelam sampai pada hari akhir bulan Ramadhan sampai datangnya imam pemimpin shalat Ied. Sehingga sudah selayaknya seseorang bertakbir di berbagai tempat seperti masjid, rumah, pasar dan berbagai tempat lain, kecuali untuk kaum wanita yang harus dilirihkan suaranya saat bertakbir.

 

Menyantap Kurma

Menyantap beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil sebelum shalat Ied serta memakai pakaian terbaik juga menjadi amalan pada bulan syawal sekaligus memberi ucapan selamat hari raya sesudah hari raya selama ucapan tersebut bukanlah haram atau sebuah larangan yang mengandung perbuatan haram seperti contohnya salaman dengan lawan jenis yang bukan mahram.

Melakukan Silahturahmi

Bulan syawal menjadi bulan berbeda dengan bulan lain karena pada bulan ini banyak umat Islam yang melakukan amalan silahturahmi seperti pulang kampung, saling bermaafan, halal bi halal dan sebagainya. Bulan syawal menjadi bulan yang penuh akan berkah, rahmat dan juga ampunan dari Allah SWT sebab umat Islam lebih memperkuat lagi tali silahturahmi serta ukhuwah Islamiyah.

Meningkatkan Shalat 5 Waktu

Syawal merupakan bulan kembalinya umat muslim kepada fitrah, diampuni dari semua dosa sesudah melaksanakan ibadah Ramadhan satu bulan penuh. Ini menjadi awal permulaan semua umat muslin untuk selalu menjaga shalat lima waktu dengan semakin baik dan lebih ditingkatkan. Dengan masuknya bulan syawal, maka ini membawa kemenangan untuk mereka yang sudah berhasil menjalani ibadah puasa selama Ramadhan dan menjadi lambang kemenangan umat muslim dari melawan musuh terbesar dari jiwa yakni hawa nafsu.

Melakukan Peningkatan

Amalan bulan syawal selanjutnya adalah lebih meningkatkan kualitas serta kuantitas dari ibadah. Syawal yang diartikan secara harafiah memiliki arti peningkatan yaitu peningkatan dalam urusan ibadah yang menjadi hasil dari latihan selama bulan Ramadhan. Umat Islam diharapkan untuk lebih meningkatkan amal kebaikan pada bulan syawal ini dan tidak menurunkan atau kembali pada sifat semula yang jauh dari nilai – nilai Islam.

Membuktikan Takwa

Amalan yang tidak kalah penting saat bulan syawal adalah menjadi bulan untuk memberi pembuktian dari berhasil atau tidaknya bulan Ramadhan khususnya dalam urusan ibadah puasa sehingga derajat taqwa bisa di dapat.

Melanjutkan Qiyamullail dan Tadarus AlQur’an

Tidak hanya bulan Ramadhan saja yang diharuskan untuk umat muslim memperbanyak kegiatan qiyamullail atau shalat di malam hari serts membaca Alqur’an. Namun, pada bulan syawal juga diharapkan hal tersebut tetap dijalankan supaya 11 bulan berikutnya  yang dilaksanakan akan berkesinambungan.

Memperbanyak Puasa Sunnah

Bulan syawal juga menjadi bulan dimana puasa sunnah harus diperbanyak, seperti yang sudah disebutkan dalam sabda  Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maukah kutunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan?; Puasa adalah perisai, …” (HR. Tirmidzi no. 2616. Syaikh Al Albani mengatakan dalam Shohih wa Dho’if Sunan Abu Daud bahwa hadits ini shohih).

Puasa yang disebut dalam hadits diatas adalah seperti perisai untuk muslim di dalam dunia dan juga di akhirat. Saat di dunia, puasa sunnah akan menjadi perisai dari segala perbuatan maksiat, sedangkan saat di akhirat akan menjadi perisai api neraka.

Menjaga Shalat Malam

Saat Ramadhan, masjid umumnya akan penuh saat shalat tarawih, akan tetapi saat bulan syawal, maka kebanyakan orang sudah mulai sibuk dengan berbagai kegiatan dibandingkan mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat malam. Sesungguhnya, shalat malam juga harus dilakukan sebaik-baiknya shalat sesudah shalat wajib dan pada hal ini juga harus dilakukan pada bulan syawal.

Berkorban Sebisa Mungkin

Amalan bulan syawal berikutnya adalah merenungi [bertafakkur] dengan hal yang positif supaya inspirasi serta keberkahan hidup bisa ditemukan. Selain itu, alangkah lebih baik jika berkorban tidak hanya dilakukan dengan harta, kekuasaan serta ilmu saja, namun juga berkorban kapan pun sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Sadaqoh dan Doa Bersama

Bulan syawal yang menjadi bulan silahturahmi, membuat bulan ini sangat baik untuk melakukan halal bi halal seperti dengan mengundang anak yatim dan juga fakir miskin lalu makan bersama serta digelar juga doa serta dzikir berjamaah sekaligus ceramah hidmat.

https://dalamislam.com