10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Menurut Ilmuwan [1]

Kamis, 28 Maret 2019 | 09:26:54

10 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Menurut Ilmuwan [1]

 

Dr. Ehret seorang ilmuwan bidang kejiwaan mengatakan: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik, dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental

Hidayatullah.com – Bulan ramadhan adalah bulan yang spesial bagi umat Islam, kedatangannya merupakan suatu kegembiraan. Pantas saja, karena pada bulan ini Allah Subhanahu Wata’alamelimpahkan segala rahmat dan ampunan-Nya.

Sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani, Ibnu Khuzaimah dan Al-Baihaqi, dari Abu Mas’ud Rasulullah bersabda: “Seandainya manusia mengetahui besarnya pahala yang tersedia di bulan Ramadhan, niscaya dia berharap bulan Ramadhan itu sepanjang tahun.”

Hadits tersebut jelas menggambarkan akan betapa banyaknya keutamaan yang terdapat pada bulan ramadhan. Namun ternyata, tidak saja keutamaan yang berdimensi ukhrowi, ramadhan dengan ibadah puasanya juga memberikan keutamaan ilmiah bagi kesehatan tubuh manusia yang menjalaninya.

erbagai penelitian dan analisa medis telah menyebutkan bahwa puasa -sebagai salah satu ibadah utama pada bulan ramadhan- memiliki dampak positif yang sangat besar bagi kesehatan organ tubuh.

Berikut adalah 10 manfaat puasa bagi kesehatan:

1. Membuang Racun Dalam Tubuh

Tidak dapat dipungkiri bahwa gaya hidup pada zaman seperti sekarang ini cenderung lebih mengedepankan segala sesuatu yang bersifat instan, termasuk dalam hal makanan. Dan faktanya, makanan yang bersifat saji ini banyak mengandung zat kimia yang bisa menjadi racun serta berbahaya bagi tubuh.

Ternyata aktivitas puasa mampu menghilangkan racun yang sebagian besar tersimpan dalam lemak tubuh. Pada saat puasa lemak akan dibakar, dan terjadilah proses detoksifikasi atau pembuangan racun dalam tubuh.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada saat berpuasa, terjadi peningkatan HDL (High Density Lipoprotein) dan apoprotein alfa 1, serta penurunan LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang sering disebut koleterol jahat. Yang mana proses tersebut baik untuk jantung dan pembuluh darah.

Tingginya kadar LDL akan berbahaya bagi jantung, dikarenakan hal tersebut berpotensi penumpukan di dinding pembuluh nadi koroner, yang akan menyebabkan penyempitan dan penyumbatan aliran darah (arteriosclerosis). Akibatnya jantung akan kesulitan memompa darah. Namun aktivitas puasa mampu menurunkan LDL pada tubuh.

3. Baik untuk Kesehatan Mental

Dr. Ehret seorang ilmuwan bidang kejiwaan mengatakan: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik, dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.” Hal tersebut -sebagaimana pernyataan Dr. Ehret- terjadi, dikarenakan otak manusia memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang sakit atau mati akan “dimakan” oleh sel-sel neurogial ini, yang mana hal tersebut akan berdampak baik pada mental seseorang.*/Yahya G Nashrullah (bersambung)

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

https://www.hidayatullah.com