10 Latihan untuk Membangun Kembali Rasa Percaya Diri dalam Hidupmu

Senin, 8 Juli 2019 | 09:30:38

10 Latihan untuk Membangun Kembali Rasa Percaya Diri dalam Hidupmu

 

Percaya diri selalu menjadi isu populer yang sulit dialami banyak orang. Entah itu dalam berbicara di depan umum, berkomunikasi dengan orang, mencapai cita-cita, dan pekerjaan yang sedang digeluti. Padahal rasa percaya diri sangat berguna di kehidupan sehari-hari agar hidupmu jadi lebih mudah.

Masih banyak orang yang merasa minder dan membandingkan diri dengan orang lain kalau mereka tidak bisa menjadi orang yang percaya diri. Tidak sedikit pula orang-orang yang kehilangan kepercayaan diri akibat pengalaman pahit di masa lalu.

Namun belum banyak orang yang tahu bahwa kepercayaan diri ini mirip dengan otot tubuh yang harus dilatih agar menjadi besar dan kuat. Eksistensi kepercayaan diri setiap manusia tergantung pada seberapa konsisten ia mengasahnya.

Nah, di bawah ini adalah latihan-latihan yang bisa kamu lakukan untuk membangun kembali dan mempertahankan rasa percaya dirimu.

1.         Jangan pernah berpikir kalau kamu tidak bisa menjadi percaya diri

Selalu ingat bahwa kamu lebih berani dari yang kamu percaya, lebih kuat dari yang kamu lihat, dan lebih pintar dari yang kamu pikir – Christopher Robin.

Hal pertama yang wajib kamu lakukan adalah jauhkan pola pikir kalau kamu tidak bisa menjadi percaya diri. Jika kamu masih memiliki pola pikir pesimistis tersebut, maka akan semakin sulit bagimu untuk percaya diri, entah seberapa keras kamu berusaha menjadi percaya diri.

Sebaliknya, cobalah berpikir bahwa kepercayaan diri menjadi sesuatu yang alami ada dalam dirimu. Sama seperti kamu mandi, makan, mengobrol dengan teman, dan lainnya. Tentunya kamu melakukan kegiatan-kegiatan tersebut secara biasa dan alami.

Implementasikan perasaan tersebut ke dalam kepercayaan dirimu. Sehingga kamu terbiasa menjadi percaya diri secara alami di dalam kehidupanmu sehari-hari.

2.         Jadilah relawan dan fokus pada apa yang bisa kamu lakukan untuk membantu orang lain

Dua puluh tahun dari sekarang, kamu akan lebih kecewa pada apa yang tidak kamu lakukan daripada apa yang telah kamu lakukan. Berlayarlah, jelajahi, bermimpilah, dan temukan – Mark Twain.

Melakukan sesuatu yang dapat membantu orang lain akan meningkatkan kepercayaan dirimu. Karena kamu merasa bahwa keberadaanmu tidak sia-sia. Bahwa ternyata kamu punya kemampuan yang dibutuhkan dan berguna untuk orang lain dan lingkunganmu.

Menolong orang lain berarti kamu bisa menolong diri sendiri karena bisa menumbuhkan rasa percaya diri.

3.         Jadilah diri sendiri. Jangan berusaha menyenangkan semua orang

Jadilah dirimu sendiri, semua orang lain sudah diambil – Oscar Wilde.

Jika masih suka berpura-pura menjadi orang lain demi menyenangkan semua orang, maka kamu harus menghentikannya sekarang. Belajarlah untuk mengatakan “tidak” jika memang kamu tidak ingin melakukannya.

Menyanggupi semua permintaan orang hanya akan membuatmu lelah maksimal. Sehingga kamu tidak bisa melakukan yang terbaik untuk kehidupan pribadimu.

Selain itu, menjadi diri sendiri akan membuat lebih dihormati orang lain daripada berpura-pura menjadi orang lain. Namun ingat, menjadi diri sendiri tidak sama dengan berbuat sesukanya. Menjadi diri sendiri bukan berarti kamu mengabaikan sopan santun dalam hidupmu, ya.

4.         Segagal apapun kamu, jangan berhenti mengatakan kata-kata positif kepada dirimu sendiri

Kamu harus percaya pada dirimu sendiri ketika tidak ada orang yang mempercayaimu. Itulah yang membuatmu menjadi seorang pemenang – Venus Williams.

Hidup ini tidak melulu terjadi hal-hal yang menyenangkan. Ada saatnya kamu mengalami tangis, kesulitan, dan kegagalan. Di saat kamu terjatuh tersebut, kamu tetap tidak boleh menyalahkan dirimu sendiri dan orang lain.

Tetaplah tegar dan sugestikan kata-kata positif kepada dirimu sendiri, bahwa kamu mampu menghadapi semua ini, dan bangkit kembali menjadi yang lebih baik demi mencapai impianmu.

Ubahlah keraguan pada dirimu dengan kata-kata yang optimis. Jika kamu ingin membantu orang lain, maka pertama, kamu harus bisa berdiri sendiri dan membela dirimu sendir. baru kemudian kamu akan menemukan cara untuk berdiri dan membela orang lain.

5.         Kenang kembali masa-masa ketika kamu berhasil mencapai impianmu

Pergilah dengan percaya diri ke arah mimpi-mimpimu dan hiduplah sesuai apa yang kau imajinasikan – Henry David Thoreau

Saat ini kamu memang mengalami masa sulit dalam hidupmu namun bukan berarti tidak ada masa indah selama kamu hidup. Coba ingat-ingat masa-masa indahmu ketika kamu berhasil memenangkan suatu kompetisi, mendapatkan apresiasi, atau kepuasan diri setelah menyelesaikan suatu pekerjaan.

Percaya, bahwa ternyata kamu pun pernah dan bisa mengukir prestasi dalam hidupmu. Lakukan refleksi diri, apa yang kamu butuhkan dan perlu kamu asah untuk mencapai prestasi tersebut. Percayalah bahwa untuk ke depannya pun, kamu bisa mengukir kembali prestasi tersebut.

6.         Akui semua pengalaman baik dan buruk dalam hidupmu

Hidup tidaklah mudah untuk kita semua, lalu bagaimana? Kita harus memiliki ketekunan dan diatas semua itu adalah percaya pada diri sendiri. Kita harus percaya bahwa kita berbakat untuk sesuatu dan sesuatu tersebut harus dicapai – Marie Curie.

Percaya diri juga bisa berarti berani mengakui kesalahanmu. Pasrahlah dan curahkan semua pengalaman baik dan burukmu tersebut, meski kamu tidak menyukainya. Namun jangan berlarut-larut dalam keterpurukan.

Setelah itu kamu harus membuat keputusan untuk hidupmu. Hadapi semua hal-hal baik dan buruk yang terjadi di hidupmu. Jadikan mereka sebagai dorongan dirimu untuk melangkah maju.

7.         Asah kemampuan yang kamu butuhkan untuk mencapai impianmu

Optimisme adalah keyakinan yang menuntunmu pada pencapaian. Tidak ada yang terselesaikan tanpa harapan dan kepercayan diri – Helen Keller.

Apa yang kamu butuhkan untuk mencapai impianmu? Seperti apa kemampuanmu saat ini dan apa yang kurang untuk mencapai impian tersebut?

Misalnya, jika kamu ingin mencapai posisi pemimpin, maka kamu perlu mengembangkan kemampuan public speaking, manajemen yang efektif dan efisien, dan kreativitas untuk memecahkan masalah. Jangan berhenti untuk mengasah kemampuan dirimu.

8.         Stop membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Kamu tidak bisa mengontrol selera setiap orang. Jadi, fokuslah dengan dirimu sendiri – Tim Gunn.

Masih suka minder melihat keberhasilan orang lain? Sebaiknya kamu hentikan sekarang juga. Ingat, bahwa setiap orang memiliki zona waktunya masing-masing. Ada saatnya tiba zona waktumu untuk menjadi berhasil tentunya jika kamu juga fokus untuk mencapai impianmu tersebut.

Jadi, daripada membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik kamu fokus pada keunikan diri sendiri dan jadikan motivasi bahwa kamu juga bisa sukses seperti mereka.

9.         Buat aturan untuk dirimu sendiri

Jika kamu hidup dari pujian seseorang maka kamu akan mati karena kritikannya – Cornelius Lindsey.

Kehidupanmu adalah hasil dari keputusanmu. Maka dari itu, kamu harus bisa membuat aturan untuk dirimu sendiri. Tentukan aturan dan batasan diri untukmu dalam berbagai hal, seperti dalam pergaulan, pekerjaan, waktu istirahat, keluarga, dan aspek kehidupan lainnya.

Lalu, patuhi aturan yang sudah kamu buat tersebut. Aturan ini berguna sebagai pondasi identitas dirimu. Sehingga ketika kamu sempat kehilangan arah, kamu akan kembali mengingat siapa dirimu dan apa tujuanmu hidupmu.

10.       Jangan berhenti melatih kepercayaan dirimu

Tidak ada yang bisa membuatmu merasa inferior kecuali dengan izinmu – Eleanor Roosevelt.

Tidak ada keberhasilan yang dibangun dalam sekejap mata, begitupun dengan kepercayaan diri. Lakukan langkah demi langkah secara konsisten untuk mengasah kepercayaan dirimu.

Kepercayaan diri dapat hilang dengan mudah. Kamu tidak sendirian, semua orang sedang dan pernah mengalami hal yang sulit dalam hidupnya. Jangan berhenti melatih rasa percaya dirimu dan bangkitlah dengan lebih kuat, lebih cepat, dan lebih cerdas daripada sebelumnya.

Berlatihlah menjadi percaya diri dan jangan lupakan postur tubuh yang baik juga bisa meningkatkan kepercayaan dirimu, lho.

https://www.idntimes.com